News

Yayasan Priatman Untuk Negeri Luncurkan Film Sang Pemula di Hari Pahlawan 2022

Yayasan Priatman Untuk Negeri Luncurkan Film Sang Pemula di Hari Pahlawan 2022
Penyanyi Once Mekel berbicara saat konferensi pers film Sang Pemula. (Foto: Istimewa)

Jakarta - Yayasan Priatman Untuk Negeri yang diprakarsai oleh Mirza Whibowo Soenarto, resmi merilis film pendek berjudul Sang Pemula, lengkap dengan original soundtrack (OST) bertajuk sama, pada momen Hari Pahlawan Nasional, 10 November 2022.

Mirza Whibowo Soenarto sebagai Ketua Pembina Yayasan Priatman untuk Negeri mengatakan bahwa Yayasan Priatman Untuk Negeri mempersembahkan film pendek ini untuk kakek buyutnya yang telah mendedikasikan hidupnya bagi Tanah Air.

"`Sang Pemula` menjadi julukan yang sarat akan makna, melalui julukan itulah kami melihat Tirto sebagai inisiator dalam dunia pers dan jurnalistik di Indonesia," kata Mirza, dikutip Kureta pada Kamis, 10 November 2022.

"Kami ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk bisa menapak tilas bagaimana perjuangan Tirto Adhi Soerjo di masa silam dalam menyuarakan hak berpendapat. Pengorbanan yang dilakukan Tirto, perlahan berhasil membuat masyarakat Indonesia pada masa itu terbuka pikirannya dan berani dalam berpendapat," tutur dia.

Selain peluncuran film pendek, Mirza Whibowo Soenarto juga meluncurkan lagu yang dijadikan OST berjudul Sang Pemula. Lagu ini dinyanyikan oleh musisi Once Mekel.

"Kami ingin mengajak seluruh masyarakat khususnya #GenerasiBerbagi untuk menyaksikan film inspiratif ini," tuturnya.

"Tentunya kami berharap film ini dapat menginspirasi seluruh penonton yang menyaksikan nantinya," kata Mirza.

Sang PemulaSuasana konferensi pers film Sang Pemula. (Foto: Istimewa)

Film pendek Sang Pemula dirilis perdana secara serentak pada tanggal 10 November di saluran YouTube Priatman Untuk Negeri.

Sementara single Sang Pemula yang dinyanyikan Once Mekel, sudah dapat dinikmati di berbagai platform pemutar musik digital.

Film pendek Sang Pemula bercerita tentang kisah seorang pahlawan Nasional yang bernama R.M Tirto Adhi Soerjo, yang merupakan kakek buyut dari Mirza Whibowo Soenarto.

Tirto dikenal sebagai Bapak Pers Nasional berkat kontribusi dan dedikasinya terhadap dunia jurnalistik Tanah Air.

Pada era penjajahan, Tirto memperjuangkan suara-suara rakyat kecil dan berkorban agar seluruh masyarakat Indonesia bisa bebas mengeluarkan aspirasi dan juga pendapat.

Semasa hidupnya, Tirto terus berupaya menyuarakan hak-hak rakyat yang pada saat itu terus ditekan oleh penjajah.

Film pendek berdurasi 12 menit ini digarap oleh dua sineas muda Surya Penny & Senry Alvin yang tergabung dalam grup Juyama.

Film ini dibintangi oleh aktor dan aktris yaitu Muhammad Abe yang memerankan tokoh Tirto, serta Ardina Rasti yang berperan sebagai Rana yang merupakan seorang dosen jurnalistik yang tertarik dengan isu-isu sejarah di masa lalu. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Tigor - 26 November 2022 | 22:26 WIB
Arab Saudi gagal memetik hasil positif dalam laga kedua melawan Polandia.
News
Tigor - 26 November 2022 | 19:21 WIB
Australia membuka jalan untuk bisa lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
News
Tigor - 26 November 2022 | 18:38 WIB
Sering kita saksikan pemain sepak bola di saat jeda melakukan sebuah aktivitas carb rinsing.
News
Tigor - 26 November 2022 | 16:22 WIB
Presiden Jokowi mengklaim bahwa saat ini Indonesia sudah di jalur yang tepat.
News
Fernandho Pasaribu - 26 November 2022 | 15:53 WIB
Pernyataan Jokowi terkait siapa calon pemimpin rambut putih yang memikirkan rakyat identik dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
News
Fernandho Pasaribu - 26 November 2022 | 15:05 WIB
Jansen Sitindaon merespons pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait pemimpin berambut putih.
News
Tigor - 26 November 2022 | 13:08 WIB
Memasuki hari ke-7 penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar.
News
Morteza Syariati Albanna - 26 November 2022 | 10:26 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin menyatakan Indonesia menjadi negara yang Islam paling toleran di dunia dan hal ini menurutnya diakui oleh banyak pihak.
News
Morteza Syariati Albanna - 26 November 2022 | 9:35 WIB
Influenza kerap disamakan dengan batuk pilek selesma, padahal keduanya merupakan hal yang berbeda.
News
Morteza Syariati Albanna - 26 November 2022 | 8:56 WIB
Sekretaris Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Imam Pituduh menyatakan khilafah bukan solusi dari persoalan kebangsaan.
Loading ...