News

Wartawan Persada Sembiring Minta Jatah Rp 4 juta untuk Uang Tutup Mulut

Wartawan Persada Sembiring Minta Jatah Rp 4 juta untuk Uang Tutup Mulut
Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko dalam keterangannya mengungkap motif dibalik kasus penyiraman air keras terhadap Persada Sembiring. (Kureta/Andi Nasution).

Medan - Kepala Polrestabes Medan Kombes Riko Sunarko mengatakan, wartawan yang menjadi korban penyiraman air keras atas nama Persada Sembiring sudah 8 kali memintai dan memeras uang kepada pelaku SS.

"Uang yang diminta Persada Sembiring mulai dari angka Rp 500 ribu, kemudian minta dinaikkan menjadi Rp1juta, lalu minta dinaikkan lagi jadi Rp 2 juta. Dan terakhir yang bersangkutan meminta naik menjadi Rp4 juta per bulan," beber Riko dalam konferensi pers di Markas Polrestabes Medan, Senin 1 Agustus 2021.

Motif penyiraman, kata Riko, didasari rasa kesal SS selaku pemilik gelanggang permainan yang menjadi otak penyiraman SS kepada korban. Sebab, korban selalu memintai uang kepada SS setiap bulannya.

SS kemudian mengirimkan uang yang diminta Persada. Berikutnya pada bulan Juli 2021, SS kembali terlambat memberikan uang kepada Persada hingga tanggal 24 Juli,

"Korban biasanya menerima uang dari SS pada tanggal 21 setiap bulannya. Namun, pada bulan Juni 2021, SS terlambat memberikan uang tersebut," tambah Riko.

Korban yang tidak terima dengan keterlambatan itu lalu mengirim link pemberitaan yang merugikan gelanggang permainan milik SS melalui pesan WhatsApp, yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Atas hal itu, Persada meminta agar SS segera memberikan uang untuk jatah bulan Juni.

"SS kemudian mengirimkan uang yang diminta Persada. Berikutnya pada bulan Juli 2021, SS kembali terlambat memberikan uang kepada Persada hingga tanggal 24 Juli," ungkapnya.

SS yang mulai resah karena sering ditagih oleh Persada, kemudian memerintahkan rekannya tersangka HST untuk memberikan pelajaran kepada korban.

"Pada tanggal 25 Juli, Persada bersama HST melakukan kesepakatan untuk bertemu disalah satu tempat tepatnya di depan Rumah Makan Tesalonika, Jalan Jamin Ginting Medan dengan alasan untuk memberikan uang tersebut. Namun sebelumnya HST dan SS telah terlebih dahulu mencari orang untuk mengeksekusi korban. Dan setelah berada di TKP, orang suruhan HST dan SS pun mengeksekusi Persada dengan menyiramkan air keras ke wajahnya," terang Riko.

Untuk diketahui, dalam kasus ini, polisi menetapkan 5 orang tersangka yang memiliki peran masing-masing, yakni UA 50 tahun, HST 36 tahun, IIB 39 tahun, N dan SS 41 tahun.

Sedangkan korban Persada Sembiring disebut sebagai wartawan Jelajahperkara.com. Dilihat dalam susunan redaksi, Persada Bhayangkara Sembiring SH menjabat sebagai Direktur/Pimpinan Umum, dan Penanggung Jawab/Pimpinan Redaksi di media tersebut. []

Baca juga:

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Fernandho Pasaribu - 25 June 2022 | 20:12 WIB
Deklarator Koalisi Bersama Rakyat (KOBAR), Sahat Martin Philip Sinurat menegaskan bahwa sesungguhnya koalisi Jokowi adalah rakyat Indonesia.
News
Fernandho Pasaribu - 25 June 2022 | 18:45 WIB
Penasihat Komunitas Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024, Muhammad Qodari menyinggung usulan elite politik terkait wacana penundaan Pemilu 2024.
News
Fernandho Pasaribu - 25 June 2022 | 18:02 WIB
Penasihat Komunitas Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024, M Qodari menegaskan bahwa gerakan mendukung Presiden Joko Widodo menjabat tiga periode tak mati.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 13:07 WIB
Kontingen cabang olahraga pencak silat Kabupaten Abdya Provinsi Aceh berhasil meraih satu mendali Perak dan dua perunggu.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 12:58 WIB
Kades Mataie, Kecamatan Blangpidie Kabupaten Abdya Provinsi Aceh, Junaidi Idrus mengajak seluruh warganya untuk terus menerapkan pola hidup sehat.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 12:23 WIB
Kebakaran yang terjadi di ruangan Kabag Ops Polresta Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), diduga akibat arus pendek listrik.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 12:08 WIB
Ruangan Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Kepolisian Resort Kota (Polresta) Mamuju, Sulawesi Barat, terbakar.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 11:56 WIB
Yaqut Cholil Qoumas mengaku bakal memanggil GP Ansor Pengurus Wilayah (PW) DKI Jakarta.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 11:41 WIB
Nayeon Twice resmi meluncurkan mini album debut solonya yang bertajuk Im Nayeon, pada Jumat, 24 Juni 2022.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 10:45 WIB
DKI Jakarta menyediakan 100 unit bus gratis untuk mengantarkan masyarakat menuju lokasi perayaan malam puncak Jakarta Hajatan ke-495.
Loading ...