News

Wapres: Indonesia Negara Paling Toleran di Dunia, Role Model Pengembangan Islam

Wapres: Indonesia Negara Paling Toleran di Dunia, Role Model Pengembangan Islam
Wakil Presiden Ma’ruf Amin bicarakan konsep wisata syariah atau wisata halal seperti di China dan Korea Selatan. Begini Penjelasannya. (foto: Instagram.com/@kyai_marufamin).

Jakarta - Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyatakan Indonesia menjadi negara yang paling toleran di dunia dan hal ini menurutnya diakui oleh banyak pihak. 

"Indonesia menyatakan Islam Wasathiyah adalah kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) KAHMI di Palu, Jumat, 25 November 2022. 

Baca juga: Hendropriyono Cerita Rapat Operasi Penangkapan Osama: CIA yang Bego Juga Banyak

Wapres menjelaskan, toleransi dan moderasi menjadi prinsip kunci dan menjaga harmoni di dalam kebinekaan. 

Wapres mengungkapkan, belum lama ini perwakilan organisasi orang pandai dari kalangan Islam sedunia yang berpusat di Abu Dhabi menemui dirinya untuk belajar tentang dari toleransi dari Indonesia. 

"Indonesia dianggap negara yang paling toleran dan dijadikan model pengembangan Islam di dunia," katanya menegaskan. 

Baca juga: Hendropriyono: Kapitalis Ikut Kendalikan Capres, Mau Bego atau Pelawak Gak Penting Bagi Amerika

Menurut Wapres, dalam kunjungan itu bahkan ditekankan bukan bahasa Arab yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia, tetapi bahasa Indonesia yang diterjemahkan ke bahasa Arab. 

Wapres mengatakan cerita itu merupakan secuil dari kisah perjalanan Indonesia yang patut disyukuri, sekaligus dijadikan motivasi untuk bekerja keras dalam mewujudkan mimpi dan cita-cita. 

Baca juga: Pesan Hendropriyono: Islamisme Boleh, Tapi Jangan Radikal Meneror Segala!

Terkait peran itu, Ma’ruf menegaskan selama setengah abad Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) telah membuktikan aktif dan memiliki andil dalam membangun bangsa. 

"KAHMI telah berkhidmat kepada bangsa melalui kerja ekonomi, politik, sosial dan budaya yang berlandaskan pada nilai islam dan Indonesia," katanya menegaskan. 

Dia berpesan agar semua berbakti kepada umat dan bangsa dan kepada umat manusia harus berdiri di atas nilai Islam dan keindonesiaan. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Loading ...