News

Viral Pemakaman Dibongkar di Bitung, Pendeta: Dikubur Seperti Binatang Istri Saya

Viral Pemakaman Dibongkar di Bitung, Pendeta: Dikubur Seperti Binatang Istri Saya
Beredar rekaman video pembongkaran kuburan jenazah diduga meninggal karena Covid-19 viral di media sosial. Video viral diduga terjadi di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara.(Foto:Kureta/Tangkapan layar Tiktok)

Jakarta - Beredar rekaman video pembongkaran kuburan jenazah diduga meninggal karena Covid-19 viral di media sosial.

Video viral yang diduga terjadi di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara itu pertama kali disebarkan akun Tiktok @bangbuyung1077.

Tapi ini tidak Covid dari (Rumah Sakit) Malalayang kenapa langsung dibuang seperti binatang begini. Kemarin level 4, saya berdoa di depan mayat ya, siapa bertanggung jawab ini

Di akun itu ada tiga part video yang beredar luas di media sosial. Pertama memperlihatkan beberapa orang yang sedang menggali makam dan terdengar suara tangisan.

"Sudah tanam (makamkan) tanpa sepengetahuan Pendeta Hipterk, jadi gale ulang (gali kembali)," kata seorang pria dalam video tersebut dikutip Kureta, Sabtu, 18 September 2021.

Di beberapa video lainnya, terlihat seorang pria bernama Pendeta Hipterk Haniko, Gembala GPdI Anugerah Bitung. 

Hipterk juga tampak memegang sekop sembari marah-marah di atas kuburan istrinya Tan Mei Fang. Musababnya, jenazah istrinya dimakamkan tanpa sepengetahuannya.

"Tidak jalurnya itu Covid-19 yang kemarin hebatnya itu level 4, saya diizinkan untuk mendoakan di depan Covid. Tapi ini tidak Covid dari (Rumah Sakit) Malalayang kenapa langsung dibuang seperti binatang begini. Kemarin level 4, saya berdoa di depan mayat ya, siapa bertanggung jawab ini," tutur Hipterk.

Dia menegaskan, secara kemanusian dan secara hukumnya, seorang suami harus ada di lokasi pemakaman sang istri. Namun, dia menyayangkan jenazah tersebut hanya dilempar begitu saja.

"Makanya seperti ini kelihatan (peti mati) makanya kami bongkar lagi. Tolong kalau ada dari pihak LBH, tolong kami mau cari keadilan di hukum Indonesia ini, haleluya. Istri saya tidak Covid, karena sejak dia meninggal baru dilaporkan kepada saya Covid, haleluya," ujarnya.

Menurut Hipterk, istrinya meninggal akibat terjatuh bukan karena Covid-19. Tan Mei Fang dirawat dan dirujuk dari Rumah Sakit Budi Mulia Bitung. Dalam prosesnya, Tan Mei Fang sudah menjalani rapid antigen dan hasilnya negatif.

Di RS, lanjutnya, Hipterk masih bisa berpelukan dengan sang istri karena tidak dinyatakan sebagai pasien Covid-19. Sesudah Tan Mei Fang meninggal dunia, baru dinyatakan Covid-19.

Tak sampai disitu, dia juga meminta bantuan kepada pengacara agar didampingi menuntut keadilan atas proses pemakaman istrinya.

"Tolong, siapa yang bisa membantu saya Pendeta. siapa pengacara yang bisa menolong saya, meminta keadilan karena istri saya dikubur dengan tidak sepengetahuan saya. Saya masih dalam perjalanan lalu mereka kuburkan tidak ada saya di tempat. Saya pernah menguburkan pasien Covid, saya di depan mayat, keluarga masih ada di situ, tapi bisa diizinkan," ujarnya.

"Tapi kali ini saya tidak diizinkan untuk melihat dan mereka membawa atas perintah polisi, Kapolres, Polsek. Satgas di sini memerintahkan langsung dibawa, dikubur seperti binatang istri saya, saya tidak keberatan, tetapi hadirkan saya di lokasi ini sebenarnya," ucap Hipterk menambahkan.

Diketahui, hingga kini video viral itu terus dibagikan netizen di media sosial.[]

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Yohanes Charles - 19 January 2022 | 21:47 WIB
BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
News
Yohanes Charles - 19 January 2022 | 21:04 WIB
Pembangunan jogging track, dikerjakan oleh anggota Satgas Citarum bersama masyarakat.
News
Rio Anthony - 19 January 2022 | 20:29 WIB
Pantau Kenaikan Harga Bahan Pokok, Disperindag, Gandeng Dinas Ketahanan Pangan dan Tim Pengendali Inflasi Sidak Ke Pasar Terong
News
Tigor - 19 January 2022 | 20:14 WIB
Tim KPK membawa tujuh orang hasil OTT di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. Salah satunya Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin.
News
Rio Anthony - 19 January 2022 | 19:58 WIB
Mayat seorang pria berusia 76 tahun di Kabupaten Manggarai ditemukan membusuk.
News
Andi Nasution - 19 January 2022 | 19:52 WIB
Pria pembawa senpi dan amunisi ke samping Pos Lantas di Tapanuli Selatan, mengaku sudah pernah sekali memakai (menembakkannya).
News
Morteza Syariati Albanna - 19 January 2022 | 19:28 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menganggap suntikan dana puluhan miliar rupiah untuk bisnis es doger miliknya merupakan hal wajar.
News
Andi Nasution - 19 January 2022 | 19:18 WIB
Seorang pria di Tapanuli Selatan, diboyong oleh polisi karena membawa senpi rakitan berikut amunisi ke areal Pos Lalu Lintas.
News
Morteza Syariati Albanna - 19 January 2022 | 18:59 WIB
Ketua Central Creative Industries of Abdya (CCIA) Yudya Pratidina mengundurkan diri dari kepenggurusan. Hal ini berdasarkan SK Bupati Abdya.
Loading ...