News

Syuting di Toba, Film Ngeri Ngeri Sedap Optimalkan Bintang dan Kru Batak

Syuting di Toba, Film Ngeri Ngeri Sedap Optimalkan Bintang dan Kru Batak
Suasana konferensi pers film Ngeri-Ngeri Sedap. (Foto: Kureta/ Fernando Pasaribu)

Jakarta - Rumah produksi Imajinari bersama Visionari Film Fund, merilis film perdana yang berjudul Ngeri Ngeri Sedap. Mengangkat kisah keluarga yang hangat dan kental dengan kultur Batak, film ini akan tayang di bioskop mulai 2 Juni 2022.

Produser film Ngeri Ngeri Sedap, Dipa Andika, mengatakan bahwa film ini selain hampir 100 persen syuting di wilayah Danau Toba, juga mengoptimalkan lebih dari 100 orang dan sumber daya yang ada di sana, termasuk pemain dan kru.

"Bahkan beberapa pemain dan kru yang dari ibukota pun seperti pulang kampung, karena kota kelahirannya dari sana," tutur Dipa Andika, dikutip Kureta pada Rabu, 25 Mei 2022.

Film Ngeri Ngeri Sedap dibintangi oleh Boris Bokir, Gita Bhebhita, Silolox, Indra Jegel, Tika Panggabean, Arswendi Bening Swara, dan Indah Permatasari.

Sinema ini bakal tayang serentak di jaringan bioskop Indonesia pada 2 Juni 2022 mendatang.

Ditulis dan disutradarai oleh Bene Dion Rajagukguk, film Ngeri Ngeri Sedap akan menyoroti dinamika dalam keluarga dengan empat orang anak.

Sinema ini bakal menyajikan berbagai macam permasalahan dari masing-masing sudut pandang anak dan orang tua, ditambah lagi dengan bumbu kultur Batak yang membuat ceritanya semakin kuat.

Bene menuturkan, meski dibalut dengan kultur Batak, film ini tetap bisa dinikmati secara luas.

"Bagaimana juga film ini berceritakan tentang keluarga, yang kebetulan keluarganya ini keluarga Batak," kata Bene Dion.

"Sedikit cerita sebagai gambaran, ketika syuting kan kru kami paling Bataknya 20 persen. Tapi ketika adegan sedih, semua menangis. Jadi tidak serta merta Batak banget," tutur dia.

Ngeri-Ngeri SedapSuasana konferensi pers film Ngeri-Ngeri Sedap. (Foto: Kureta/ Fernando Pasaribu)

Lagipula, menurut Bene Dion Rajagukguk, pemilihan kultur Batak ini juga memiliki misi tersendiri.

Salah satunya adalah mencoba menyajikan keindahan alam Danau Toba, agar semakin banyak orang yang datang ke sana dan dapat memajukan pariwisata di Sumatera Utara.

Apalagi Danau Toba saat ini merupakan satu dari 5 destinasi super prioritas di Indonesia.

Selain itu, film Ngeri Ngeri Sedap juga ingin memajukan potensi lokal. Karenanya, dalam proses produksi, ikut melibatkan potensi lokal. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Loading ...