News

SMPN 1 Padangsidempuan Mulai Sekolah Tatap Muka dengan Prokes Ketat

SMPN 1 Padangsidempuan Mulai Sekolah Tatap Muka dengan Prokes Ketat
Siswa SMPN 1 Kota Padangsidempuan mengikuti hari pertama pembelajaran tatap muka terbatas. (Foto: Kureta/Andi Nasution)

Padangsidempuan - Sejumlah sekolah di Kota Padangsidempuan, Sumatera Utara (Sumut) memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas pada hari ini Selasa, 7 September 2021.

Salah satunya adalah Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 yang berada di Jalan Masjid Raya, Kecamatan Padangsidempuan Utara.

Dari pantauan Kureta, PTM terbatas di bawah suasana pandemi Covid-19 ini, dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Setiap siswa diwajibkan dengan memakai masker. Bahkan sebagian siswa terlihat memakai masker dan face shield (pelindung wajah).

Sementara tepat di depan pintu gerbang, pihak sekolah memeriksa suhu tubuh setiap siswa memakai termo gun. Sedangkan siswa yang menunggu giliran pemeriksaan suhu tubuh, diwajibkan berjarak 1,5 meter dengan siswa lainnya.

Usai diperiksa suhu tubuhnya, siswa yang berada dibawah 37 derajat diperkenankan memasuki pekarangan sekolah.

Namun sebelum memasuki ruang kelas, siswa terlebih dahulu diharuskan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, atau di wastafel yang sudah dipersiapkan. Dan di sini pun siswa harus tetap saling jaga jarak 1,5 meter.

Seterusnya siswa pun memasuki kelas untuk mengikuti proses belajar mengajar. Dalam satu kelas, siswa dibatasi berjumlah 10 hingga 15 orang dalam satu rombongan belajar.

Pembelajaran Tatap MukaSiswa SMPN 1 Kota Padangsidempuan diperiksa suhu tubuhnya pakai termo gun sebelum memasuki pekarangan sekolah. (Foto: Kureta/Andi Nasution)

Kepala Sekolah SMPN 1, Batras Lubis, menuturkan bahwa pelaksanaan PTM terbatas itu dilakukan dengan menerapkan prokotol kesehatan ketat.

"Penerapannya seperti yang sudah kita lihat tadi ya sebelum siswa memasuki ruang kelas," kata Batras kepada Kureta, pada Selasa, 7 September 2021.

"Untuk satu kelas atau rombongan belajar siswa dibagi dua, masing-masing menjadi 10 hingga 15 orang untuk satu rombongan belajar/kelas," ujar dia.

Untuk alokasi waktu dalam satu pelajaran, ujar Batras, hanya 30 menit per satu mata pelajaran. Sementara untuk mata pelajaran tertentu masih dilakukan dengan pola daring.

"Dalam satu hari ada 5 sampai 6 mata pelajaran. Dalam satu minggu siswa per paralel cuma 2 hari belajar dalam seminggu untuk masa percobaan. Dan untuk mata pelajaran olah raga dan keterampilan masih melalui daring," kata dia.

Pembelajaran Tatap MukaKepala Dinas Pendidikan Kota Padangsidempuan, H M Lutfhi Siregar, memantau pelaksanaan PTM terbatas hari pertama di SMPN 1. (Foto: Kureta/Andi Nasution)

Hadir meninjau pelaksanaan PTM terbatas bersama sejumlah kordinator pengawas dan didampingi Kepala SMPN 1 Batras Lubis, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padangsidempuan, H M Lutfhi Siregar, berharap pelaksanaan PTM terbatas dapat sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

"Kita berharap pelaksanaan PTM terbatas ini bisa berjalan lancar dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat. Sehingga nantinya belajar tatap muka secara penuh bisa kita laksanakan," ujar Lutfhi Siregar kepada Kureta, pada Selasa, 7 September 2021.

Lutfhi juga meminta agar para orangtua dapat bekerjasama dengan tetap mengingatkan anak didik untuk tetap mematuhi penerapan protokol kesehatan, dan membekalinya dengan masker cadangan dan hand sanitizer.

"Memang kita tetap menyiapkan fasilitas dalam penerapan protokol kesehatan. Begitu pun, kota berharap kerjasama dari orangtua untuk tetap mengingatkan anak didik agar jangan lengah dalam protokol kesehatan," katanya. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Fernandho Pasaribu - 25 June 2022 | 20:12 WIB
Deklarator Koalisi Bersama Rakyat (KOBAR), Sahat Martin Philip Sinurat menegaskan bahwa sesungguhnya koalisi Jokowi adalah rakyat Indonesia.
News
Fernandho Pasaribu - 25 June 2022 | 18:45 WIB
Penasihat Komunitas Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024, Muhammad Qodari menyinggung usulan elite politik terkait wacana penundaan Pemilu 2024.
News
Fernandho Pasaribu - 25 June 2022 | 18:02 WIB
Penasihat Komunitas Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024, M Qodari menegaskan bahwa gerakan mendukung Presiden Joko Widodo menjabat tiga periode tak mati.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 13:07 WIB
Kontingen cabang olahraga pencak silat Kabupaten Abdya Provinsi Aceh berhasil meraih satu mendali Perak dan dua perunggu.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 12:58 WIB
Kades Mataie, Kecamatan Blangpidie Kabupaten Abdya Provinsi Aceh, Junaidi Idrus mengajak seluruh warganya untuk terus menerapkan pola hidup sehat.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 12:23 WIB
Kebakaran yang terjadi di ruangan Kabag Ops Polresta Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), diduga akibat arus pendek listrik.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 12:08 WIB
Ruangan Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Kepolisian Resort Kota (Polresta) Mamuju, Sulawesi Barat, terbakar.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 11:56 WIB
Yaqut Cholil Qoumas mengaku bakal memanggil GP Ansor Pengurus Wilayah (PW) DKI Jakarta.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 11:41 WIB
Nayeon Twice resmi meluncurkan mini album debut solonya yang bertajuk Im Nayeon, pada Jumat, 24 Juni 2022.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 10:45 WIB
DKI Jakarta menyediakan 100 unit bus gratis untuk mengantarkan masyarakat menuju lokasi perayaan malam puncak Jakarta Hajatan ke-495.
Loading ...