Alur

Sepak Terjang Brigjen Hendra Kurniawan, Pernah Pimpin Kasus Bentrok FPI KM 50

Sepak Terjang Brigjen Hendra Kurniawan, Pernah Pimpin Kasus Bentrok FPI KM 50
Kepala Biro Pengamanan Internal (Karo Paminal) Propam Polri Brigjen Hendra Kurniawan. (foto: ist).

Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi menonaktifkan Brigjen Hendra Kurniawan dari jabatannya sebagai Kepala Biro Pengamanan Internal (Karo Paminal) Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri per Rabu, 20 Juli 2022.

Brigjen Hendra Kurniawan merupakan sosok yang mengirimkan jenazah Nopryansah Yosua Hutabarat (Brigadir J) ke rumah dukanya di Jambi. Dia juga disebut-sebut melarang keluarga Brigadir J membuka peti mayat almarhum Yosua yang jasadnya penuh luka-luka.

Selain itu, Brigjen Hendra disoroti lantaran mengintimidasi keluarga Brigadir J, lalu lancang masuk ke rumah tanpa izin dan mengunci pintu, serta melarang pihak keluarga memegang telepon genggam atau handphone.

"Terkesan intimidasi keluarga almarhum dan memojokkan keluarga sampai memerintah untuk tidak boleh memfoto, tidak boleh merekam, tidak boleh pegang HP, masuk ke rumah tanpa izin langsung menutup pintu dan itu tidak mencerminkan perilaku Polri sebagai pelindung, pengayom masyarakat," kata kuasa hukum keluarga Brigadir J, Johnson Panjaitan kepada wartawan, dikutip Rabu, 20 Juli 2022.

Perjalanan Karier Brigjen Hendra Kurniawan

Brigjen Hendra Kurniawan merupakan lulusan Akademi Polisi (Akpol) pada 1995. Ia lahir di Bandung pada 16 Maret 1974.

Dirinya menjabat sebagai Karo Paminal Divisi Propam Polri sejak 16 November 2020. Brigjen Hendra menggantikan Brigjen Nanang Avianto yang dipromosikan sebagai Kakorsabhara Baharkam Polri.

Hendra Kurniawan merupakan Jenderal Polisi pertama dan satu-satunya dari keturunan Tionghoa.

Sebelum menjadi Karo Paminal Divisi Propam Polri, Jenderal bintang satu ini pernah menjabat sebagai Kaden A Ro Paminal DivPropam Polri.

Ia juga pernah menduduki posisi Analis Kebijakan Madya Bidang Paminal Divpropam Polri. Dia juga sempat menjabat sebagai Kabagbinpam Ro Paminal Divpropam Polri.

Pria yang sempat viral karena diduga anak kandung Presiden China Xi Jinping ini diketahui pernah memimpin Tim Khusus Pencari Fakta dalam kasus bentrok enam laskar FPI dan Polri di Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada 7 Desember 2020 silam. Saat itu, ia jadi sorotan karena baru saja dilantik sebagai jenderal di kepolisian.

Kini, Brigjen Hendra Kurniawan disoroti seusai dicopot dari jabatannya sebagai Karo Paminal Propam oleh Kapolri. Anak buah Irjen Ferdy Sambo itu disebut-sebut mengintimidasi keluarga Brigadir J. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Tigor - 26 November 2022 | 22:26 WIB
Arab Saudi gagal memetik hasil positif dalam laga kedua melawan Polandia.
News
Tigor - 26 November 2022 | 19:21 WIB
Australia membuka jalan untuk bisa lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
News
Tigor - 26 November 2022 | 18:38 WIB
Sering kita saksikan pemain sepak bola di saat jeda melakukan sebuah aktivitas carb rinsing.
News
Tigor - 26 November 2022 | 16:22 WIB
Presiden Jokowi mengklaim bahwa saat ini Indonesia sudah di jalur yang tepat.
News
Fernandho Pasaribu - 26 November 2022 | 15:53 WIB
Pernyataan Jokowi terkait siapa calon pemimpin rambut putih yang memikirkan rakyat identik dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
News
Fernandho Pasaribu - 26 November 2022 | 15:05 WIB
Jansen Sitindaon merespons pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait pemimpin berambut putih.
News
Tigor - 26 November 2022 | 13:08 WIB
Memasuki hari ke-7 penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar.
News
Morteza Syariati Albanna - 26 November 2022 | 10:26 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin menyatakan Indonesia menjadi negara yang Islam paling toleran di dunia dan hal ini menurutnya diakui oleh banyak pihak.
News
Morteza Syariati Albanna - 26 November 2022 | 9:35 WIB
Influenza kerap disamakan dengan batuk pilek selesma, padahal keduanya merupakan hal yang berbeda.
News
Morteza Syariati Albanna - 26 November 2022 | 8:56 WIB
Sekretaris Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Imam Pituduh menyatakan khilafah bukan solusi dari persoalan kebangsaan.
Loading ...