News

Satgas Waspada Investasi Sebut Hanya 104 Pinjol yang Tercatat di OJK

Satgas Waspada Investasi Sebut Hanya 104 Pinjol yang Tercatat di OJK
Ilustrasi Uang Rupiah. (Foto: Pixabay)

Jakarta - Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI), Tongam Lumban Tobing, mengatakan bahwa saat ini pihaknya mencatat setidaknya terdapat 104 perusahaan pinjaman online (pinjol) yang terdaftar dan memiliki izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berbicara dalam acara Dialog Kebangsaan Series 3 yang bertajuk Pemberantasan Pinjaman Online Ilegal, Tongam Lumban Tobing mengatakan terdapat puluhan juta rekening peminjam.

"Dari perusahaan tersebut, tercatat ada 772.534 pemberi pinjaman dengan 70,28 juta rekening yang meminjam," ujar Tongam Lumban Tobing, dikutip Kureta pada Selasa, 9 November 2021.

OJKIlustrasi - Analis Senior Direktorat Pengaturan, Perizinan, dan Pengawasan Fintech OJK Tomi Joko Irianto bicarakan aplikasi pinjaman online (pinjol). (foto: Media Indonesia).

Dengan demikian, kata Tonggam, total penyaluran nasional dari seluruh perusahaan pinjol tersebut mencapai Rp262,933 triliun dengan outstanding Rp26,9 triliun.

Dari data tersebut, Tongam berpendapat pinjol sebenarnya sangat dibutuhkan masyarakat, sehingga tidak benar jika ada yang mengatakan bahwa pinjol menyengsarakan publik.

Hadir dalam acara yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Riswinandi, mencatat sebanyak 3.631 pinjaman online (pinjol) ilegal berhasil ditindak sejak 2018 sampai dengan sekarang.

Riswinandi menilai, keberadaan pinjol ilegal merupakan pekerjaan rumah bersama yang perlahan tapi pasti terus ditertibkan dan OJK tidak bisa melakukannya sendiri. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Loading ...