News

Satgas Waspada Investasi Jelaskan Ciri-ciri Pinjol Ilegal

Satgas Waspada Investasi Jelaskan Ciri-ciri Pinjol Ilegal
Ilustrasi uang. (Foto: Pixabay)

Jakarta - Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI), Tongam Lumban Tobing, memastikan hingga saat ini baru ada setidaknya 104 perusahaan pinjaman online (pinjol) yang terdaftar dan memiliki izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia mengatakan, perusahaan pinjol ilegal memiliki beberapa ciri khusus.

Berbicara dalam acara Dialog Kebangsaan Series 3 yang bertajuk Pemberantasan Pinjaman Online Ilegal, Tongam mengatakan bahwa keberadaan pinjol pada dasarnya memiliki tujuan baik.

Tujuan adanya aplikasi pinjaman online adalah untuk memberikan pendanaan kepada masyarakat yang tidak bisa dilayani oleh sektor keuangan formal.

"Mengapa masyarakat kita menganggap pinjol itu menyengsarakan? Karena mereka terjebak pinjol yang ilegal," ujar Tonggam, dikutip Kureta pada Selasa, 9 November 2021.

UangIlustrasi uang. (Foto: Kureta/Ilustrasi)

Maka dari itu, kata dia, pihaknya berharap masyarakat bisa lebih teliti dalam memanfaatkan layanan pinjol dan memeriksa kembali apa pinjol tersebut masuk ke dalam daftar 104 pinjol legal.

Adapun ciri-ciri pinjol ilegal, kata Tonggam, adalah menetapkan suku bunga tinggi, biaya besar, denda tidak terbatas, dan cenderung diwarnai dengan teror atau intimidasi.

Tongam menyebutkan total pinjol ilegal yang telah dihentikan sampai November 2021 sebanyak 3.631 entitas yang meliputi 404 pinjol ilegal pada 2018, 1.493 entitas di 2019, 1.026 entitas pada 2020, dan 708 entitas di 2021.

"Ini menggambarkan pelaku pinjol sampai saat ini masih ada," ujar dia.

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Loading ...