Opini

Proses Cepat yang Membuat Masyarakat Tertarik dengan Pinjaman Online

Proses Cepat yang Membuat Masyarakat Tertarik dengan Pinjaman Online
Sosiolog Universitas Indonesia Timur Makassar, Anshar Aminullah. (Foto: Dok. Anshar)

Oleh: Sosiolog Universitas Indonesia Timur, Anshar Aminullah 

Pinjaman Online sebagai upaya menyelesaikan masalah keuangan secara instan tanpa memperdulikan efek jangka panjang, menjadi trend kasus di berbagai daerah di Indonesia beberapa bulan terakhir.

Pinjaman online ilegal ini memang mampu memberikan solusi yang praktis dan lebih cepat. Bahkan cukup dengan proses 7 menit, pinjaman ini sudah bisa dinikmati.

Baca juga: PON XX Papua Sebagai Momentum Dialog

Proses cepat ini yang mampu menjaring tak sedikit person dalam lingkungan kita. Proses cepat yang justru berpotensi menjerat mereka seumur hidup, semacam mengatasi masalah dengan masalah baru.

Kejahatan Fintech Ilegal ini marak memang bak gayung bersambut dengan Tak sedikitnya masyarakat yang terdampak Jatuhnya kondisi perekonomian mereka Akibat wabah Covid-19.

Jalan pintas Pinjol untuk menyelesaikan masalah memang menjadi magnet tersendiri.

Baca juga: Mempertaruhkan Pemasyarakatan, Konseptual dan Praktiknya

Beberapa hari lalu,  salah satu teman dari kolega saya membuat saya kaget bukan kepalang.

Awal mulanya hanya meminjam 500 ribu pada salah satu penyedia layanan pinjaman online.

Dengan bunga yang cukup tinggi pada akhirnya membuat si peminjam harus gali lobang tutup lobang dengan menggunakan layanan yang sama dengan akun berbeda.

Baca juga: Luhut Pandjaitan dan Keberhasilan Indonesia Salah Satu Terbaik di Dunia Atasi Covid-19

Alhasil, hanya  sebulan pinjamannya mencapai angka 20 juta. Sebuah jumlah yang fantastis dari sebuah awal pinjaman yang kecil.

Sikap pemerintah melalui penegak hukum yang mulai menindaki Pemilik aplikasi Pinjol ilegal ini, memang perlu kita apresiasi. Namun itu tak cukup guna memberantasnya secara menyeluruh.

Minimnya minat memperdalam  literasi keuangan di masyarakat kita, menurut pengamatan kami, menjadi penyumbang kedua terbesar setelah efek pandemi. Tanpa pengetahuan yang banyak, para korban tanpa banyak beban menginstal dan menggunakan aplikasi Pinjol ilegal ini.

Baca juga: Prediksi Dampak Ditangkapnya Petinggi Teroris Jamaah Islamiyah

Ada masalah yang cukup Serius dalam sebagian masyarakat kita, mereka sedang tidak baik-baik saja. Mentalitas rapuh dan perilaku instant ini akan mengakibatkan kemerosotan kualitas SDM generasi kita dimasa-masa mendatang.

Memang kita tak bisa sepenuhnya menyalahkan hal ini pada pemerintah, sebab efek Domino menjadi hal tak terhindarkan dalam masa pandemi.  Namun pemerintah mesti mengabil langkah cepat.

Salah satunya yakni masyarakat kita perlu lebih diedukasi melalui bantuan berbagai  Ormas, OKP, yang berkolaborasi dengan berbagai Instansi pemerintah.

Edukasi yang mumpuni seputar Literasi Keuangan setidaknya bisa menjadi tameng yang kuat untuk meminimalisir jeratan Fintech ilegal ini dalam jangka menengah. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Fahzian Aldevan - 3 December 2021 | 21:46 WIB
Mantan Kepala Sekolah SMPN 1 Reo dijebloskan ke penjara karena korupsi dana BOS.
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 17:29 WIB
Chief Operating Officer (COO) Pahami Cipta Edukasi (Pahamify) Mohammad Ikhsan menyatakan era pendidikan yang dinamis saat pandemi.
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 16:04 WIB
Isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju kembali memanas seiring mendekati Rabu Pon 8 Desember mendatang ini calon Jaksa Agung pengganti ST Burhanuddin
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 15:50 WIB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menjelaskan perihal harta kekayaannya melejit Rp 4 miliar, saat jadi pimpinan KPK.
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 15:18 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi sentil Kapolda dan Kapolres sowan ke sesepuh ormas yang buat keributan. Berikut berita secepatnya.
Opini
Fahzian Aldevan - 3 December 2021 | 15:07 WIB
Memiliki tubuh yang ideal, sehat, dan kuat adalah dambaan setiap orang.
News
Fahzian Aldevan - 3 December 2021 | 12:47 WIB
Pemda Manggarai gandeng Kejari Cabang Reo sosialisasi penggunaan dana BOS
News
Fetra Tumanggor - 3 December 2021 | 12:35 WIB
Obat Sotrovimab disebut ampuh melawan virus corona, termasuk varian Omicron. Lalu apa itu sotrovimab?
Loading ...