Netizen

Polisi Tangkap Lima Nelayan di Labuan Bajo, Ini Penyebabnya

Polisi Tangkap Lima Nelayan di Labuan Bajo, Ini Penyebabnya
Pelaku saat diamankan anggota Polres Manggarai Barat. (Foto: Kureta/Humas Polres Mabar).

Labuan Bajo - Lima orang nelayan yang menangkap ikan menggunakan bom di wilayah perairan Taman Nasional komodo (TNK), berinisial  ED (27), IM (26),  YI (16), RR (15), YN (15) dari Desa Bajo Barat, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima berhasil ditangkap Anggota Polres Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu 10 April 2021 lalu.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, Iptu Yoga Dharma Susanto, melalui gawainya menjelaskan, kelima pelaku diamankan karena menangkap ikan menggunakan bom rakitan dari bahan dasar pupuk urea 20 kg dan Detonator 50 buah yang diledakan di wilayah perairan Loh Srikaya bagian barat Taman Nasional Komodo (TNK).

Tiga orang pelaku yang berhasil melarikan diri berinisial MO sebagai pemasok bahan peledak, HK dan MN yang berprofesi sebagai nelayan.

"Kelima orang tersebut menangkap ikan menggunakan bom rakitan saat melaut di wilayah TNK bagian barat," jelas Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, Iptu Yoga, Selasa, 13 April 2021 malam.

Para pelaku diciduk anggota gabungan dari Polres Manggarai Barat pada saat menjalani patroli rutin di lokasi perairan TNK.

Selain kelima pelaku tersebut, ada tiga orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Tiga orang pelaku yang berhasil melarikan diri berinisial MO sebagai pemasok bahan peledak, HK dan MN yang berprofesi sebagai nelayan," tuturnya.

Pelaku bersama barang bukti berupa bom rakitan dan ikan hasil tangkapan  sudah diamankan oleh pihak polres Manggarai untuk diambil keterangan lanjutan. []

Penulis: Andrian Juru

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Loading ...