News

PKS: APBN 2023 Harus Fokus Kebutuhan Penting, Anggaran IKN Tak Jadi Prioritas Mendesak

PKS: APBN 2023 Harus Fokus Kebutuhan Penting, Anggaran IKN Tak Jadi Prioritas Mendesak
Anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati. (Foto:Istimewa)

Jakarta - Anggota Komisi XI dari Fraksi PKS DPR RI, Anis Byarwati meminta pemerintah untuk menghitung ulang anggaran proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

APBN tahun 2023 perlu untuk difokuskan kepada kebutuhan yang penting dan mendesak terkait dengan tantangan global dan pelemahan kondisi ekonomi

Hal itu disampaikan Anis saat menggelar rapat rapat kerja dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Senin, 13 Juni 2022 kemarin.

Diketahui, rapat kali ini membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Rencana Kerja dan Program (RKP) Kementerian PPN/Bappenas tahun 2023.

Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan ini menyoroti masalah IKN yang perkembangan capaian tahun 2022 hanya berupa lahirnya 1 Undang-undang, 1 Peraturan Pemerintah, dan 4 Peraturan Presiden.

"Pemerintah perlu menghitung ulang, menyesuaikan, dan bahkan menunda anggaran untuk IKN. APBN tahun 2023 perlu untuk difokuskan kepada kebutuhan yang penting dan mendesak terkait dengan tantangan global dan pelemahan kondisi ekonomi. Selain itu anggaran IKN menjadi tidak prioritas karena tidak mendesak dan dapat dilakukan dalam jangka panjang (multiyears)," kata Anis mengutip keterangan tertulisnya, Selasa, 14 Juni 2022.

Sebelum menyinggung IKN, Anis juga menyampaikan beberapa catatannya dalam rapat tersebut. Pertama, dia menyoroti tentang ekonomi hijau dengan pembangunan rendah karbon (PRK) dan berketahanan iklim (BI).

Dalam paparan yang disampaikannya, Menteri PPN/Kepala Bappenas menyampaikan bahwa output dari ekonomi hijau ini, yang pertama adalah pengembangan kebijakan PRK dan PBI untuk masuk dalam penyusunan RPJPN, RPJMN dan RKP.

Output kedua, pengembangan sector yang lebih detail; sector energi, limbah, pertanian, kehutanan, 6 transportasi, serta kelautan dan pesisir, air, pertanian dan Kesehatan.

Menanggapi itu, Anis mengatakan bahwa seharusnya, agro maritim menjadi fokus pembangunan berkelanjutan. Sebab, lanjutnya, sektor ini terus tumbuh bahkan dalam situasi krisis.

"Agro maritim ini tahan banting dan menjadi leading sektor dalam perekonomian nasional," ujarnya.

Sebagian besar provinsi di Indonesia, Gross domestic product (GDP)-nya didominasi oleh sektor pertanian dan kelautan.

Oleh karena itu, dia menekankan agar Bappenas memiliki grand desain perencanaan nasional terkait dengan pendekatan baru yang dilakukan terhadap sektor agro maritim tersebut.

Perencanaan tersebut, lanjutnya, dengan menggunakan transformasi ekonomi digital dan ekonomi hijau yang tentunya membutuhkan pendekatan baru.

Kendati demikian, Wakil ketua Badan Akuntabilitas dan Keuangan Negara (BAKN) DPR RI ini secara khusus memberikan apresiasi kepada Bappenas terutama terkait integrated digital office.

Dia menilai hal ini merupakan pendekatan yang luar biasa dan respons yang tepat terhadap perkembangan itu.

Namun, dia menekankan bahwa dampak dari integrated digital office ini harus efisiensi terutama dari sisi biaya.

Menurutnya, Bappenas perlu membuat perbandingan efisiensi ini antara sebelum dan sesudah penerapan integrated digital office.

"Sehingga bisa terukur, sejauh mana signifikansi dalam efisiensi biaya yang digunakan. Apakah berkurang atau malah bertambah," tuturnya.

Lebih lanjut, dia menyebut ada beberapa hal terkait yang perlu mendapat perhatian, seperti reformasi birokrasi dan efisiensi tenaga kerja karena penerapan sistem baru membutuhkan reformasi birokrasi.

"Agar dapat terlaksana cara kerja baru yang lebih efisien dan berbasis teknologi dengan tetap mempertahankan produktivitas dan meningkatnya kualitas pelayanan kepada publik," ucap Anis Byarwati.[]

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Tigor - 26 November 2022 | 22:26 WIB
Arab Saudi gagal memetik hasil positif dalam laga kedua melawan Polandia.
News
Tigor - 26 November 2022 | 19:21 WIB
Australia membuka jalan untuk bisa lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
News
Tigor - 26 November 2022 | 18:38 WIB
Sering kita saksikan pemain sepak bola di saat jeda melakukan sebuah aktivitas carb rinsing.
News
Tigor - 26 November 2022 | 16:22 WIB
Presiden Jokowi mengklaim bahwa saat ini Indonesia sudah di jalur yang tepat.
News
Fernandho Pasaribu - 26 November 2022 | 15:53 WIB
Pernyataan Jokowi terkait siapa calon pemimpin rambut putih yang memikirkan rakyat identik dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
News
Fernandho Pasaribu - 26 November 2022 | 15:05 WIB
Jansen Sitindaon merespons pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait pemimpin berambut putih.
News
Tigor - 26 November 2022 | 13:08 WIB
Memasuki hari ke-7 penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar.
News
Morteza Syariati Albanna - 26 November 2022 | 10:26 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin menyatakan Indonesia menjadi negara yang Islam paling toleran di dunia dan hal ini menurutnya diakui oleh banyak pihak.
News
Morteza Syariati Albanna - 26 November 2022 | 9:35 WIB
Influenza kerap disamakan dengan batuk pilek selesma, padahal keduanya merupakan hal yang berbeda.
News
Morteza Syariati Albanna - 26 November 2022 | 8:56 WIB
Sekretaris Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Imam Pituduh menyatakan khilafah bukan solusi dari persoalan kebangsaan.
Loading ...