News

Pilpres 2024, Rizieq Shihab Punya Daya Tarik Didekati Partai Politik

Pilpres 2024, Rizieq Shihab Punya Daya Tarik Didekati Partai Politik
Bekas pentolan FPI Habub Rizieq Shihab. (foto: istimewa).

Jakarta - Habib Rizieq Shihab (HRS) resmi dibebaskan dari Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri. Eks pentolan FPI itu bebas bersyarat hari ini Rabu, 20 Juli 2022, setelah menjalani masa pemidanaan sejak 12 Desember 2020 lalu.

Siapa pun yang punya basis massa, punya kemampuan mengumpulkan massa, dan mempunyai daya tarik pasti akan didekati oleh partai politik

Ada spekulasi yang beredar, pembebasan Rizieq berkaitan dengan Pilpres 2024. Sebab, HRS diketahui menjadi magnet politik yang dapat dimanfaatkan oleh capres maupun cawapres pada pemilu 2024 mendatang.

Potensi pemanfaatan itu dilakukan karena Rizieq Shibab memiliki kemampuan untuk mengerahkan massa dengan jumlah yang sangat besar.

Lantas, apakah ada motif politik di balik pembebasan bersyarat ini? Mengingat kontestasi pilpres tak lama lagi berlangsung, yakni pada 2024 mendatang.

Merespons hal itu, Pengamat Intelijen dan Keamanan Stanislaus Riyanta berpendapat, siapa pun sosok yang memiliki kemampuan untuk mengumpulkan massa bakal mendapat lirikan dari berbagai pihak.

Stanislaus RiyantaPengamat Intelijen dan Keamanan Stanislaus Riyanta. (Foto: Istimewa)

"Siapa pun yang punya basis massa, punya kemampuan mengumpulkan massa, dan mempunyai daya tarik pasti akan didekati oleh partai politik," kata Stanislaus kepada Opsi, Rabu, 20 Juli 2022.

Menyoal pembebasan Rizieq Shihab, dia mengatakan bahwa siapa saja dapat memperoleh hak bebas bersyarat tanpa memandang faktor politik di belakang si penerima hak terebut.

"Tidak, bebas bersyarat itu hak, ini normatif. Saya kira hak-hak tersebut bisa diperoleh semua warga binaan lapas, tanpa perlu memandang faktor politik," ujarnya.

Selain itu, dia juga menanggapi soal adanya kemungkinan pembebasan Rizieq berencana untuk mengumpulkan kekuatan atau membentuk strategi pada kontestasi Pilpres 2024.

Jika hal tersebut benar adanya, kata dia, sudah dipastikan siapa saja bakal mendapat keuntungan.

"Bukan direncanakan tetapi lebih saling memanfaatkan peluang," ucap Stanislaus.

Seperti diketahui, penasihat hukum Habib Rizieq, Aziz Yanuar mengungkap bahwa seharusnya HRS bebas murni pada 10 Juni 2024.

"Sebenarnya kan memang bebas murninya ini Juni 2024 tanggal 10, akan tetapi karena ini ada pembebasan bersyarat, ada percobaan satu tahun," kata Aziz seperti dikutip, Rabu, 20 Juli 2022.[]

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Tigor - 26 November 2022 | 22:26 WIB
Arab Saudi gagal memetik hasil positif dalam laga kedua melawan Polandia.
News
Tigor - 26 November 2022 | 19:21 WIB
Australia membuka jalan untuk bisa lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
News
Tigor - 26 November 2022 | 18:38 WIB
Sering kita saksikan pemain sepak bola di saat jeda melakukan sebuah aktivitas carb rinsing.
News
Tigor - 26 November 2022 | 16:22 WIB
Presiden Jokowi mengklaim bahwa saat ini Indonesia sudah di jalur yang tepat.
News
Fernandho Pasaribu - 26 November 2022 | 15:53 WIB
Pernyataan Jokowi terkait siapa calon pemimpin rambut putih yang memikirkan rakyat identik dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
News
Fernandho Pasaribu - 26 November 2022 | 15:05 WIB
Jansen Sitindaon merespons pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait pemimpin berambut putih.
News
Tigor - 26 November 2022 | 13:08 WIB
Memasuki hari ke-7 penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar.
News
Morteza Syariati Albanna - 26 November 2022 | 10:26 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin menyatakan Indonesia menjadi negara yang Islam paling toleran di dunia dan hal ini menurutnya diakui oleh banyak pihak.
News
Morteza Syariati Albanna - 26 November 2022 | 9:35 WIB
Influenza kerap disamakan dengan batuk pilek selesma, padahal keduanya merupakan hal yang berbeda.
News
Morteza Syariati Albanna - 26 November 2022 | 8:56 WIB
Sekretaris Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Imam Pituduh menyatakan khilafah bukan solusi dari persoalan kebangsaan.
Loading ...