News

Peredaran Narkoba Marak di Warnet Kota Medan, Ini Kata Bobby

Peredaran Narkoba Marak di Warnet Kota Medan, Ini Kata Bobby
Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menghadiri pres rilis pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika di warnet oleh BNNP Sumut. (Foto: Kureta/Andi Nasution)

Medan - Wali Kota Medan Bobby Nasution berjanji akan mempercepat realisasi pembentukan Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), dan kembali memperketat jam operasional warung internet (warnet).

Itu dilakukan sebagai langkah dalam menekan peredaran narkoba yang kian marak di warnet di Kota Medan.

"Dari hasil pengungkapan BNNP Sumut, ada modus baru yakni sejumlah warnet menyediakan narkoba bagi pengunjungnya. Ini kita akan berkordinasi dengan BNNP Sumut untuk melihat jam pengoperasian warnet, karena jam operasionalnya ada yang melewati batas dari waktu yang sudah ditentukan yakni pukul 00.45 WIB. Apalagi saat ini pun kita masih menerapkan PPKM," kata Bobby Nasution, Kamis 4 November 2021 saat menghadiri pres rilis di kantor BNNP Sumut.

Berdasarkan pengungkapan kasus yang dilakukan oleh BNNP Sumut, aku dia, ada 13 tersangka yang diamankan dari sejumlah warnet di kawasan Kota Medan.

"Ini langsung kita tindak tegas warnet yang menyalahi yakni yang menyediakan tempat mengkonsumsi narkoba, langsung kita tutup," tegas Bobby.

Menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini pun berjanji untuk mempercepat pembentukan BNN Kota Medan dan juga membangun fasilitas untuk rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika.

"Sebenarnya rencana pembentukan BNN Kota Medan sudah ada dari beberapa tahun lalu, namun terkendala tentang fasilitas. Ini sudah kami bicarakan, ada opsi-opsi yang telah kami berikan untuk di follow up Pemko Medan dan BNNP Sumut. Yang pasti target kita harus cepat," ujarnya.

Ditempat sama, Kepala BNNP Sumut, Brigjen Toga Panjaitan menyatakan pihaknya telah mengungkap sejumlah kasus penyalahgunaan narkotika, yang satu diantaranya di warnet.

"Hari ini ada 17 orang yang kita amankan dari warnet, dan sebanyak 13 orang diantaranya positif mengkonsumsi narkotika," tuturnya. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Rio Anthony - 24 May 2022 | 21:36 WIB
Hujan petir diprediksi berpotensi terjadi disejumlah wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) besok, Rabu, 25 Mei 2022.
News
Tigor - 24 May 2022 | 20:52 WIB
Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga menyampaikan janjinya akan membangun jalan pertanian kepada petani jeruk.
News
Tigor - 24 May 2022 | 19:08 WIB
PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah mengagendakan turnamen pramusim.
News
Tigor - 24 May 2022 | 18:54 WIB
Kapolda Simanjuntak mendatangi peternakan di Desa Bukit Kubu, Besitang, Kabupaten Langkat.
News
Morteza Syariati Albanna - 24 May 2022 | 17:44 WIB
Pascabadai pandemi Covid-19 yang menerpa dunia hingga haji ditiadakan untuk jemaah Indonesia, termasuk Aceh, membuat rindu.
News
Morteza Syariati Albanna - 24 May 2022 | 17:42 WIB
Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh menyebutkan stok vaksin merek Sinovac mulai menipis di Aceh. Hal ini menjadi penghambat vaksinasi anak.
News
Fernandho Pasaribu - 24 May 2022 | 17:34 WIB
Fraksi PPP DPR RI meminta pemerintah lebih mengoptimalkan belanja dengan berfokus pada perlindungan sosial serta subsidi energi.
News
Morteza Syariati Albanna - 24 May 2022 | 17:30 WIB
emerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh, melakukan gladi resik pelantikan calok kepala desa.
News
Fernandho Pasaribu - 24 May 2022 | 17:27 WIB
Tito Karnavian kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di seluruh wilayah Indonesia.
News
Morteza Syariati Albanna - 24 May 2022 | 17:27 WIB
Masyarakat Desa Padang Datar, Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh meninggal dibacoki ODGJ.
Loading ...