News

Nelayan Ditemukan Hilang Nyawa Usai 3 Hari Hilang di Pantai Labu Deli Serdang

Nelayan Ditemukan Hilang Nyawa Usai 3 Hari Hilang di Pantai Labu Deli Serdang
Tim SAR saat menyisir perairan Pantai Labu, Deli Serdang untuk mencari nelayan yang hilang. (Foto: SAR Medan)

Medan - Seorang nelayan bernama Jamaluddin Ahmad, 48 tahun, ditemukan dalam kondisi hilangan nyawa usai tiga hari dinyatakan hilang di perairan Pantai Labu, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

Jamaluddin tercatat sebagai warga Dusun IV Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumut. 

Informasi yang diperoleh Kureta, korban pada Senin, 20 September 2021 sekitar pukul 06.30 WIB, berangkat melaut seorang diri dengan berlayar sejauh 8 NM (Nautical Mile) dari Pantai Deli, Kecamatan Pantai Labu. 

Baca juga: Tiga Hari Dicari, Nelayan Mateng yang Hilang saat Melaut Belum Ditemukan

Sekitar pukul 11.00 WIB, seorang nelayan menemukan perahu korban dalam keadaan mesin hidup tanpa awak. Selanjutnya, temuan tersebut dilaporkan kepada keluarga korban. 

Kemudian, pihak keluarga beserta warga sekitar berinisiatif melakukan pencarian. Namun, pada Senin lalu korban tak kunjung ditemukan, hingga akhirnya kejadian tersebut dilaporkan ke pihak Korps Kepolisian Air dan Udara (Polairud) Pantai Labu dan diteruskan ke Kantor SAR Medan.

Selanjutnya, memasuki hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan yang terdiri dari Rescuer Kantor SAR Medan, Polairud Pantai Labu, HNSI, BPBD Deli Serdang, TNI AL, Orari Deli Serdang, Damkar Deli Serdang dan warga sekitar kembali melakukan pencarian di perairan Pantai Labu.

Baca juga: Tujuh Hari Tak Ditemukan, Pencarian Nelayan di Mateng Sulbar DihentikanTim SARTim SAR saat menyisir perairan Pantai Labu, Deli Serdang untuk mencari nelayan yang hilang. (Foto: SAR Medan)

Pencarian dilakukan menggunakan perahu LCR milik Kantor SAR Medan dan Polairud. Tim gabungan dilaporkan coba mendeteksi keberadaan Jamaluddin mulai dari lokasi awal korban diduga hilang, hingga menuju perairan Pantai Cermin.

Hingga akhirnya pada Rabu, 22 September 2021 sekitar pukul 10.40 WIB, Jamaluddin berhasil ditemukan. Namun, sudah dalam kondisi meninggal dunia. Jasadnya berada sejauh 4,26 NM (Nautical Mile) arah Barat Daya dari posisi korban terakhir diduga hilang.

"Sudah ditemukan pagi tadi dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan oleh nelayan yang sedang melintas, kemudian langsung dilaporkan kepada tim yang berada di lapangan dan selanjutnya langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan," kata Humas SAR Medan Sariman Sitorus.

Dengan ditemukannya korban, sambung Sariman, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. "Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Selanjutnya semua unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing," tuturnya. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Fahzian Aldevan - 3 December 2021 | 21:46 WIB
Mantan Kepala Sekolah SMPN 1 Reo dijebloskan ke penjara karena korupsi dana BOS.
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 17:29 WIB
Chief Operating Officer (COO) Pahami Cipta Edukasi (Pahamify) Mohammad Ikhsan menyatakan era pendidikan yang dinamis saat pandemi.
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 16:04 WIB
Isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju kembali memanas seiring mendekati Rabu Pon 8 Desember mendatang ini calon Jaksa Agung pengganti ST Burhanuddin
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 15:50 WIB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menjelaskan perihal harta kekayaannya melejit Rp 4 miliar, saat jadi pimpinan KPK.
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 15:18 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi sentil Kapolda dan Kapolres sowan ke sesepuh ormas yang buat keributan. Berikut berita secepatnya.
Opini
Fahzian Aldevan - 3 December 2021 | 15:07 WIB
Memiliki tubuh yang ideal, sehat, dan kuat adalah dambaan setiap orang.
News
Fahzian Aldevan - 3 December 2021 | 12:47 WIB
Pemda Manggarai gandeng Kejari Cabang Reo sosialisasi penggunaan dana BOS
News
Fetra Tumanggor - 3 December 2021 | 12:35 WIB
Obat Sotrovimab disebut ampuh melawan virus corona, termasuk varian Omicron. Lalu apa itu sotrovimab?
Loading ...