News

Merah Putih Tak Berkibar Saat Kalahkan China, Taufik Hidayat: Pemerintah Mestinya Malu

Merah Putih Tak Berkibar Saat Kalahkan China, Taufik Hidayat: Pemerintah Mestinya Malu
Mantan pebulu tangkis nasional Taufik Hidayat. (Foto: Republika/Agung Supriyanto).

Jakarta - Mantan pebulu tangkis nasional Taufik Hidayat sangat menyayangkan dengan tidak bisa dikibarkannya bendera Merah Putih di Ceres Arena, Denmark, saat Indonesia menjuarai Piala Thomas Cup 2021 usai kandaskan perlawan tim China dengan skor 3-0. 

Taufik Hidayat: Pemerintah harusnya malu, dulu gembar-gembor ingin jadi tuan rumah Piala Dunia, tuan rumah Olimpiade, tapi ngurus kayak gini saja enggak bisa.

Seperti diketahui, Indonesia dijatuhi sanksi oleh Badan Antidoping Dunia (WADA) akibat keteledoran Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) tidak bisa memenuhi tes doping plan (TDP) 2020 dan juga belum memenuhi TDP untuk 2021.

"Sangat disayangkan, rasanya seperti makan kurang garam. Biasanya kan Merah Putih dikibarkan bersamaan dengan lagu Indonesia Raya," kata juara Olimpiade Athena 2004 ini, dikutip dari Antara, Senin, 18 Oktober 2021.

Baca juga: Beli Produk Greysia Polii, Jokowi: Sudah Saatnya Menambah Sepatu Sneakers

Kendati demikian, Taufik Hidayat tetap memuji para atlet dan ofisial tidak terpengaruh oleh kondisi tersebut dan tetap fokus bertanding hingga menjadi juara Thomas Cup, sekaligus akhiri penantian 19 tahun.

"Saya yakin mereka sudah tahu kondisi ini, tetapi bagus mereka tidak terpengaruh. Biar masalah ini negara yang mikirin," ujar dia. 

Mantu Agum Gumelar itu menyebutkan, bendera kebangsaan hanya dikibarkan di luar negeri pada saat kedatangan presiden atau ada atlet yang juara.

Maka itu, Taufik yang juga mengangkat Piala Thomas Cup 19 tahun lalu itu berharap pemerintah segera menyelesaikan masalah sanksi WADA tersebut.

Baca juga: Anies Beri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Rumah Rp3,3 M dan Uang Rp800 Juta

"Saya berharap ini bisa cepat selesai. Pemerintah harusnya malu, dulu gembar-gembor ingin jadi tuan rumah Piala Dunia, tuan rumah Olimpiade, tapi ngurus kayak gini saja enggak bisa. Jangan sampai kita kayak Rusia," ujarnya pula.

Seperti diketahui, pebulu tangkis Indonesia berhasil merebut kembali Piala Thomas setelah penantian 19 tahun, dengan mengalahkan tim China 3-0, di Ceres Arena, Aarhus, Denmark.

Kemenangan Indonesia di Piala Thomas 2020 yang dipertandingkan 2021 ini, dipastikan setelah pebulu tangkis tunggal putra Jonatan Christie memetik kemenangan rubber game 21-14, 18-21, 21-14 atas tunggal putra China Li Shifeng dalam waktu 1 jam 21 menit, pada Minggu malam WIB. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Fahzian Aldevan - 3 December 2021 | 21:46 WIB
Mantan Kepala Sekolah SMPN 1 Reo dijebloskan ke penjara karena korupsi dana BOS.
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 17:29 WIB
Chief Operating Officer (COO) Pahami Cipta Edukasi (Pahamify) Mohammad Ikhsan menyatakan era pendidikan yang dinamis saat pandemi.
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 16:04 WIB
Isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju kembali memanas seiring mendekati Rabu Pon 8 Desember mendatang ini calon Jaksa Agung pengganti ST Burhanuddin
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 15:50 WIB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menjelaskan perihal harta kekayaannya melejit Rp 4 miliar, saat jadi pimpinan KPK.
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 15:18 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi sentil Kapolda dan Kapolres sowan ke sesepuh ormas yang buat keributan. Berikut berita secepatnya.
Opini
Fahzian Aldevan - 3 December 2021 | 15:07 WIB
Memiliki tubuh yang ideal, sehat, dan kuat adalah dambaan setiap orang.
News
Fahzian Aldevan - 3 December 2021 | 12:47 WIB
Pemda Manggarai gandeng Kejari Cabang Reo sosialisasi penggunaan dana BOS
News
Fetra Tumanggor - 3 December 2021 | 12:35 WIB
Obat Sotrovimab disebut ampuh melawan virus corona, termasuk varian Omicron. Lalu apa itu sotrovimab?
Loading ...