News

Mantan Kepsek dan Bendahara SMPN 1 Reo Terbukti Korupsi Dana BOS

Mantan Kepsek dan Bendahara SMPN 1 Reo Terbukti Korupsi Dana BOS
Kacabjari Reo, Salesius Guntur dan Kadia Pendidikan Kab. Manggarai, Frans Gero. (Foto: Adrian Juru)

Reo  - Mantan kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) HN 59 tahun dan bendahara MA 43 tahun terbukti melakukan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Informasi itu disampaikan oleh Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Manggarai di Reo, Salesius Guntur pada saat mendampingi kadis Pendidikan, Frans Gero kunjung ke SMPN 1 Reo.

"Mantan kepseknya sudah dijatuhkan putusan 2 tahun dan bendaharanya putuskan 3 tahun. Denda uang pengganti kepada mantan kepsek sebesar Rp 25 juta dan bendaharanya Rp 250 juta," ujar Kepala Cabang Kejaksaaan Reo, Jumat 3 Desember 2021.

Baca juga: Cegah Korupsi Dana BOS, Pemda Manggarai Gandeng Jaksa Sosialisasi ke Sekolah

Selain dua orang tersebut, Kejaksaan Negeri Manggarai di Reo juga sedang mendalami operatornya.

"Operatornya kita masih dalami terkait dengan kasus ini, dia sudah kembalikan sebagian uang negara sejumlah Rp 200-san juta," katanya.

Salesius juga menjelaskan modus korupsi dana BOS di SMP Negeri 1 Reo.

"Ada empat modus besar yaitu, membuat laporan fiktif, markup, pengeluaran yang tidak dilengkapi dengan kwitansi, kelebihan pembayaran gaji terhadap pegawai dan guru honorer," katanya.

Baca juga: Seorang Perampok asal Sumba Diringkus Polres Manggarai Barat
 
 Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai, Fransiskus Gero menyampaikan terima kasih kepada pihak Cabang kejaksaan Negeri Manggarai di Reo yang membantu melakukan penyuluhan hukum kepada pengelolaan dana BOS kepada kepala sekolah, Bendahara sekolah di kabupaten Manggarai.

Frans beharap kasus korupsi dana BOS di SMP Negeri 1 Reo tidak lagi teejadi di sekolah-sekolah lain di Kabupaten Manggarai.

"Kami berterima kasih kepada Kacabjari Reo sudah melakukan penyuluhan hukum. Harapan kami peristiwa kemarin di SMPN 1 Reo tidak terulang. Maka dari itu, harus kelola dana BOS dengan transparan dan akuntabel,"ucap Ketua PA GMNI Manggarai itu. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Yohanes Charles - 19 January 2022 | 21:47 WIB
BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
News
Yohanes Charles - 19 January 2022 | 21:04 WIB
Pembangunan jogging track, dikerjakan oleh anggota Satgas Citarum bersama masyarakat.
News
Rio Anthony - 19 January 2022 | 20:29 WIB
Pantau Kenaikan Harga Bahan Pokok, Disperindag, Gandeng Dinas Ketahanan Pangan dan Tim Pengendali Inflasi Sidak Ke Pasar Terong
News
Tigor - 19 January 2022 | 20:14 WIB
Tim KPK membawa tujuh orang hasil OTT di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. Salah satunya Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin.
News
Rio Anthony - 19 January 2022 | 19:58 WIB
Mayat seorang pria berusia 76 tahun di Kabupaten Manggarai ditemukan membusuk.
News
Andi Nasution - 19 January 2022 | 19:52 WIB
Pria pembawa senpi dan amunisi ke samping Pos Lantas di Tapanuli Selatan, mengaku sudah pernah sekali memakai (menembakkannya).
News
Morteza Syariati Albanna - 19 January 2022 | 19:28 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menganggap suntikan dana puluhan miliar rupiah untuk bisnis es doger miliknya merupakan hal wajar.
News
Andi Nasution - 19 January 2022 | 19:18 WIB
Seorang pria di Tapanuli Selatan, diboyong oleh polisi karena membawa senpi rakitan berikut amunisi ke areal Pos Lalu Lintas.
News
Morteza Syariati Albanna - 19 January 2022 | 18:59 WIB
Ketua Central Creative Industries of Abdya (CCIA) Yudya Pratidina mengundurkan diri dari kepenggurusan. Hal ini berdasarkan SK Bupati Abdya.
Loading ...