News

Manggung Pakai Hijab, Voice of Baceprot Pernah Diminta Berhenti Main Musik

Manggung Pakai Hijab, Voice of Baceprot Pernah Diminta Berhenti Main Musik
Voice of Baceprot. (Foto: Instagram/voiceofbaceprot)

Jakarta - Personel grup band metal asal Indonesia Voice of Baceprot (VoB) mengaku pernah ditentang banyak pihak lantaran bermain musik keras dengan tetap mengenakan hijab dalam setiap penampilannya.

Mengutip Opsi ID, Marsya sang vokalis dalam sebuah wawancara virtual mengaku kerap mendapat kritik dan diminta oleh banyak pihak untuk berhenti bermusik pada awal karier mereka.

Pasalnya, banyak pihak menilai musik keras tidak cocok dengan penampilan para personel band asal Jawa Barat itu yang rata-rata mengenakan hijab dan pakaian tertutup.

"Paling banyak adalah yang menyuruh berhenti bermain musik. Kebanyakan orang berpikir kita kurang cocok untuk main musik yang keras dengan penampilan berhijab," kata Marsya, dikutip Kureta pada Senin, 7 Maret 2022.

"Jadi orang-orang menyarankan untuk berhenti bermusik atau tetap bermusik tapi lepas hijab," ujar dia.

Voice of BaceprotVoice of Baceprot. (Foto: Instagram/voiceofbaceprot)

Kendati begitu, Marsya dan rekan satu bandnya yakni Sitti dan Widi, tak mau ambil pusing dengan segala komentar miring tersebut. Terlebih, merasa justru semakin menemukan diri mereka di dunia musik.

"Seiring berjalannya waktu, kita menemukan diri kita di musik. Kita memang sempat takut mengambil langkah, tapi kita akhirnya tetap yakin pada diri sendiri," tutur Marsya.

"Kita memutuskan tetap jalan, karena kalau berhenti, justru itu yang mereka inginkan. Kita enggak mau menyerah karena ketakutan," katanya.

Belakangan, karier permusikan Voice of Baceprot justru semakin melambung. Bahkan, namanya kian nyaring terdengar di kancah musik keras internasional.

Buntutnya, VoB mulai mendapat undangan untuk bermain di sejumlah festival musik cadas bertaraf internasional, termasuk Wacken Open Air 2022 di Jerman, dan Colors of Ostrava. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Loading ...