Alur

Kronologi Rayan Jatuh ke Sumur, Penyelamatan, hingga Diumumkan Wafat

Kronologi Rayan Jatuh ke Sumur, Penyelamatan, hingga Diumumkan Wafat
Suasana penyelamatan Rayan, bocah Maroko yang terjatuh di sumur sedalam 32 meter. (Foto: Twitter/Marchfoward)

Jakarta - Bocah laki-laki bernama Rayyan atau Rayan yang terjatuh dan terjebak di sumur sedalam 32 meter di Maroko, meninggal dunia usai sempat dievakuasi oleh tim penyelamat.

Mengutip laman BBC, kronologi jatuhnya Rayan ke dalam sumur diungkapkan sang ayah pada sebuah wawancara  kepada situs berita le360. Rayan terjerumus ke dalam tanah sejauh 32 meter melalui lubang sumur yang sempit.

Peristiwa terjadi sewaktu ayah Rayan tengah bekerja memperbaiki sumur. Dia mengatakan, putranya jatuh pada saat dia mengalihkan pandangan darinya.

"Pada saat itu saya mengalihkan pandangan darinya, si kecil jatuh ke dalam sumur. Saya belum tidur sedikitpun," kata ayah Rayan, dikutip Kureta pada Minggu, 6 Februari 2022.

Sedangkan Ibu Rayan berbicara kepada media Maroko dengan berlinang air mata dan berharap putranya itu masih bisa diselamatkan.

"Seluruh keluarga pergi mencarinya. Kemudian kami menyadari bahwa dia jatuh ke dalam sumur. Saya masih berharap kami dapat mengeluarkannya hidup," ucapnya.

RayanIlustrasi Rayan, bocah Maroko yang terjatuh di sumur sedalam 32 meter. (Foto: Twitter/Marchfoward)

Usai melaporkan kejadian tersebut kepada otoritas setempat, pemerintah kerajaan Maroko langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Dipimpin oleh Direktorat Perlindungan Sipil Maroko, operasi penyelamatan di kota kecil Tamorot di utara, sekitar 100 km dari kota Chefchaouen, dimulai pada Selasa malam, 1 Februari 2022.

Tim penyelamat mencoba untuk memberi Rayan oksigen, makanan, dan air usai mengetahui bahwa bocah berusia 5 tahun itu masih hidup, meski tidak diketahui apakah suplay bantuan itu dapat digunakan olehnya atau tidak.

Lewat rekaman video pada Kamis, 3 Februari 2022 dari kamera yang diturunkan ke dalam sumur, diketahui tanda-tanda bahwa Rayan masih hidup dan dalam kondisi sadar, tetapi tidak ada pembaruan tentang kondisinya sejak itu.

Sementara di sisi lain, tim penyelamat mendapat kesulitan dengan material campuran tanah berbatu dan berpasir di lokasi kejadian.

Hal tersebut, membuat tim penyelamat menilai bahwa membuka lubang sumur yang sempit terlalu berbahaya. Buldoser akhirnya digunakan untuk menggali parit besar di sebelah sumur.

Tim penyelamat kemudian menggali secara horizontal untuk menemukan Rayan. Beberapa bekerja sampai malam menggunakan lampu sorot yang kuat.

Ratusan orang berkumpul untuk menyaksikan operasi penyelamatan Rayan. Mereka menyanyikan lagu religi, memanjatkan doa, bahkan ada yang berkemah di lokasi.

Tak hanya itu, dukungan moril kepada tim penyelamat juga disampaikan warganet dari berbagai belahan dunia lewat tagar #SaveRayan yang menggelora di media sosial Twitter.

RayanSuasana penyelamatan Rayan, bocah Maroko yang terjatuh di sumur sedalam 32 meter. (Foto: Twitter/Marchfoward)

Tak lama setelah kabar mengenai tragedi yang menimpa Rayan menuai sorotan publik dari berbagai negara di dunia, sebuah video beredar memperlihatkan petugas medis membawa bocah itu dengan tandu merah melewati barisan polisi dan tentara Maroko menuju ambulans.

Sorak-sorai serta tepuk tangan, dan doa dari ratusan warga yang menyaksikan kejadian itu juga terekam dalam video tersebut.

Tetapi beberapa saat setelahnya, istana kerajaan Maroko merilis pengumuman bahwa Rayan meninggal dunia tak lama setelah bocah itu dikeluarkan dari sumur.

Pengumuman mengenai kematian Rayan disampaikan pihak istana Maroko dengan ucapan belasungkawa dari Raja Raja Mohammed VI yang berkuasa di negeri itu.

"Menyusul kecelakaan tragis yang merenggut nyawa anak itu, Rayan Oram, Yang Mulia Raja Mohammed VI menelepon orangtua bocah laki-laki yang meninggal setelah jatuh dari sumur," demikian pernyataan dari istana kerajaan, dikutip Kureta pada Minggu, 6 Februari 2022.

"Raja telah menyatakan belasungkawa terdalam dan belas kasih yang tulus," kata mereka. []


Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Fernandho Pasaribu - 25 June 2022 | 20:12 WIB
Deklarator Koalisi Bersama Rakyat (KOBAR), Sahat Martin Philip Sinurat menegaskan bahwa sesungguhnya koalisi Jokowi adalah rakyat Indonesia.
News
Fernandho Pasaribu - 25 June 2022 | 18:45 WIB
Penasihat Komunitas Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024, Muhammad Qodari menyinggung usulan elite politik terkait wacana penundaan Pemilu 2024.
News
Fernandho Pasaribu - 25 June 2022 | 18:02 WIB
Penasihat Komunitas Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024, M Qodari menegaskan bahwa gerakan mendukung Presiden Joko Widodo menjabat tiga periode tak mati.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 13:07 WIB
Kontingen cabang olahraga pencak silat Kabupaten Abdya Provinsi Aceh berhasil meraih satu mendali Perak dan dua perunggu.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 12:58 WIB
Kades Mataie, Kecamatan Blangpidie Kabupaten Abdya Provinsi Aceh, Junaidi Idrus mengajak seluruh warganya untuk terus menerapkan pola hidup sehat.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 12:23 WIB
Kebakaran yang terjadi di ruangan Kabag Ops Polresta Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), diduga akibat arus pendek listrik.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 12:08 WIB
Ruangan Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Kepolisian Resort Kota (Polresta) Mamuju, Sulawesi Barat, terbakar.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 11:56 WIB
Yaqut Cholil Qoumas mengaku bakal memanggil GP Ansor Pengurus Wilayah (PW) DKI Jakarta.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 11:41 WIB
Nayeon Twice resmi meluncurkan mini album debut solonya yang bertajuk Im Nayeon, pada Jumat, 24 Juni 2022.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 10:45 WIB
DKI Jakarta menyediakan 100 unit bus gratis untuk mengantarkan masyarakat menuju lokasi perayaan malam puncak Jakarta Hajatan ke-495.
Loading ...