News

KPK Berencana Panggil Anies, Pernusa: Bau Tak Sedap di DKI Sudah Lama Tercium

KPK Berencana Panggil Anies, Pernusa: Bau Tak Sedap di DKI Sudah Lama Tercium
Ilustrasi - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melarang warga yang tidak mempunyai Kartu tanda penduduk (KTP) Jakarta memasuki tempat wisata di Ibu Kota. (Foto: Ricardo/JPNN.com).

Jakarta - Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa), KP Norman Hadinegoro meyakini bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengusut tuntas dugaan korupsi yang menyeret nama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Selain kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Cipayung, Jakarta Timur. Norman mengatakan masih banyak kasus yang berkaitan dengan Anies Baswedan.

Selama ini Anies dikenal sangat alot kalau urusan KPK, karena banyak pelindungnya dari kelompok mantan pegawai KPK yang ada di lingkarannya termasuk Novel Baswedan

"Sudah kewajiban KPK mengusut tuntas kasus yang menyeret Anies Baswedan. Aroma bau tidak sedap sudah lama tercium warga Jakarta, mulai dari dana pembangunan sirkuit Formula E di Monas, Bansos DKI, lahan fiktif, dana Covid-19 , dan baru terbongkar pembelian lahan tanah dp 0%," kata Norman kepada Kureta, Jumat, 4 Juni 2021.

Dia menduga, Anies Baswedan selama ini tak tersentuh lembaga antirasuah, karena adanya mantan penyidik senior KPK Novel Baswedan dkk.

"Selama ini Anies dikenal sangat alot kalau urusan KPK, karena banyak pelindungnya dari kelompok mantan pegawai KPK yang ada di lingkarannya termasuk Novel Baswedan. Jaringan yang melindungi Anies cukup banyak. Sekarang KPK dengan kelompok Anies berseteru dengan berbagai macam cara untuk mengkerdilkan peranan KPK," ujarnya.

Dia menegaskan, dugaan korupsi Anies Baswedan akan terbongkar dengan kekuatan yang dimiliki KPK.

"Pasti terbongkar semua kebusukan yang selama ini terjadi di DKI Jakarta. KPK itu kuat dan sebagai lembaga negara yang independen tentunya tidak akan terkecoh dengan trik-trik kelompok mereka," tuturnya.

"Pengusutan Anies tidak ada kaitannya dengan Pilpres. Tetapi memang harus diusut dan dipertanggungjawabkan keuangan Pemprov DKI selama dia jadi gubernur dan uangnya menguap kemana?" kata dia menambahkan.

Tak sampai disitu, dia juga menyebut bahwa Anies Baswedan tidak memiliki prestasi yang baik selama menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Anies boleh populer tapi kurang prestasi. Untuk membangun Jakarta saja nol besar. Prestasi dia hanya bikin patung bambu, trotoar dan naik sepeda," ucap Norman.

Sebelumnya, Juru Bicara Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri, angkat bicara soal rencana pihaknya yang disebut bakal melakukan pemanggilan terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah Mujul, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur.

Fikri menuturkan, pemanggilan Anies Baswedan sebagai saksi amat mungkin untuk dilakukan jika didasari oleh kebutuhan penyidik saat menangani kasus.

"Iya, pemanggilan seorang saksi terkait penyelesaian suatu perkara itu tentu dilakukan, jika ada kebutuhan penyidikan," kata Ali kepada awak media, dikutip Kureta pada Sabtu, 29 Mei 2021.[]

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Fahzian Aldevan - 3 December 2021 | 21:46 WIB
Mantan Kepala Sekolah SMPN 1 Reo dijebloskan ke penjara karena korupsi dana BOS.
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 17:29 WIB
Chief Operating Officer (COO) Pahami Cipta Edukasi (Pahamify) Mohammad Ikhsan menyatakan era pendidikan yang dinamis saat pandemi.
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 16:04 WIB
Isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju kembali memanas seiring mendekati Rabu Pon 8 Desember mendatang ini calon Jaksa Agung pengganti ST Burhanuddin
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 15:50 WIB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menjelaskan perihal harta kekayaannya melejit Rp 4 miliar, saat jadi pimpinan KPK.
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 15:18 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi sentil Kapolda dan Kapolres sowan ke sesepuh ormas yang buat keributan. Berikut berita secepatnya.
Opini
Fahzian Aldevan - 3 December 2021 | 15:07 WIB
Memiliki tubuh yang ideal, sehat, dan kuat adalah dambaan setiap orang.
News
Fahzian Aldevan - 3 December 2021 | 12:47 WIB
Pemda Manggarai gandeng Kejari Cabang Reo sosialisasi penggunaan dana BOS
News
Fetra Tumanggor - 3 December 2021 | 12:35 WIB
Obat Sotrovimab disebut ampuh melawan virus corona, termasuk varian Omicron. Lalu apa itu sotrovimab?
Loading ...