News

KOBAR: Jokowi Sudah Lakukan Perubahan

KOBAR: Jokowi Sudah Lakukan Perubahan
Deklarator Nasional Koalisi Bersama Rakyat (KOBAR), Alan Christian Singkali. (Foto: Kureta/Dok Pribadi)

Jakarta - Wacana tiga periode masa jabatan Presiden kembali mencuat. Seperti yang terjadi pada acara forum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Bahlil Lahadalia dan Mardani H. Maming meneriakkan kata 'lanjutkan' di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebelumnya, Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi juga kembali mengangkat wacana Presiden Jokowi tiga periode.

Deklarator Nasional Koalisi Bersama Rakyat (KOBAR), Alan Christian Singkali merespons wacana yang kembali digaungkan ini.

Menurut Alan, KOBAR saat ini tidak akan masuk dalam polemik tersebut. Namun sejak awal deklarasi pada bulan Februari 2022 lalu, KOBAR telah menyuarakan wacana tiga periode karena berkomitmen untuk menyuarakan apa yang menjadi aspirasi dari rakyat.

"Para pengurus KOBAR di daerah berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai kalangan yang ingin program-program Pak Jokowi dapat berlanjut. Namun rakyat belum tahu siapa Presiden yang layak melanjutkan, sehingga mereka ingin Pak Jokowi lagi yang maju," kata Alan dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 13 Juni 2022.

"Jadi aspirasi (tiga periode) itu memang ada. Namun kan konstitusi saat ini masih membatasi, tidak bisa tiga periode. Karena itu, KOBAR sekarang fokus untuk menyuarakan, siapapun Presidennya di tahun 2024, harus melanjutkan program-program Pak Jokowi," jelas Alan.

Ini pula yang menjadi alasan KOBAR menginginkan masa jabatan Presiden Jokowi menjadi tiga periode.

Menanggapi kata 'lanjutkan' yang disuarakan HIPMI, Alan menegaskan, program-program Presiden Jokowi yang telah berjalan selama kepemimpinannya di dua periode ini memang harus diteruskan oleh Presiden berikutnya.

"Rakyat Indonesia saat ini tidak lagi hanya membutuhkan perubahan karena perubahan itu sudah dilakukan oleh Presiden Jokowi di masa kepemimpinannya. Yang dibutuhkan rakyat saat ini adalah perubahan dan keberlanjutan. Jangan sampai program-program yang bagus dari pemerintah tidak berlanjut di periode berikutnya," ungkap Alan.

Baca juga:

Muhaimin Iskandar Berencana Menggaet Sri Mulyani Jadi Cawapres Pemilu 2022

Airlangga Bilang Koalisi Indonesia Bersatu Terbuka untuk Partai Non-Parlemen

Tujuan ini, lanjut Alan, yang sebenarnya KOBAR ingin suarakan.

"Kami sudah mengecek sejauh ini, belum ada Capres atau Partai Politik yang menunjukkan komitmennya untuk melanjutkan apa yang sudah dimulai oleh Pak Jokowi," tambahnya.

Ini pula yang menjadi alasan KOBAR menginginkan masa jabatan Presiden Jokowi menjadi tiga periode.

"Karena yang bisa melanjutkan visi-misi ini ya menurut kami Pak Jokowi. Namun, karena konstitusi saat ini mengharuskan bahwa masa jabatan Presiden hanya bisa dua periode, maka kita harus mencari calon presiden yang bisa melanjutkan program-program Jokowi," jelasnya.

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Loading ...