News

Jadi Korban Perkosaan, Lady Gaga Alami Ganguan Psikotik

Jadi Korban Perkosaan, Lady Gaga Alami Ganguan Psikotik
Lady Gaga. (Foto: Instagram/ladygaga)

Jakarta - Penyanyi Lady Gaga mengaku mengalami gangguan psikotik setelah menjadi korban perkosaan dan hamil oleh produser musiknya sendiri sewaktu ia masih berusia 19 tahun. Pernyataan itu diungkapkan pelantun lagu Star is Born itu sewaktu tampil dalam wawancara The Me You Can't See.

Dalam  wawancara serial dokumenter kesehatan jiwa yang dipandu Pangeran Harry dan Oprah Winfrey tersebut, Lady Gaga mengatakan bahwa kekerasan seksual yang dialaminya meninggalkan trauma yang begitu membekas. Ia meneteskan air mata ketika harus mengingat kembali kejadian terkutuk itu.

"Saya bekerja di bisnis ini dan seorang produser berkata, 'Lepas pakaianmu'. Dan saya menolak, lalu mereka bilang akan membakar semua musikku," kata Lady Gaga, dikutip Kureta pada Minggu, 23 Mei 2021.

"Dan mereka tidak berhenti. Mereka tidak berhenti memintaku, dan saya hanya membeku dan saya... saya bahkan tidak ingat," ujar dia.

Lady GagaLady Gaga. (Foto: Instagram/ladygaga)

Gangguan psikis, kata Gaga, dialaminya tidak lama setelah kejadian tersebut berlangsung. Perasaan yang sama kemudian terus menyiksanya selama beberapa tahun setelahnya.

"Pertama, saya merasa sangat-sangat tersakiti, lalu saya mati rasa," kata dia.

"Saya merasa sakit selama berminggu-minggu, dan berminggu-minggu setelahnya, dan saya sadar itu rasa sakit yang sama ketika orang yang memperkosa dan menghamili menyudutkan saya," tutur Lady Gaga.

Meski menolak menyebutkan nama pelaku yang telah memperkosanya, Lady Gaga mengaku bahwa ia menderita gangguan psikotik dan selama beberapa tahun dia merasa bukan orang yang sama seperti dulu.

"Saya paham gerakan #MeToo, saya paham sebagian orang merasa nyaman dengan gerakan itu, tapi saya tidak. Saya tidak mau menghadapi orang itu lagi," katanya.

Pada 2012, Lady Gaga mendirikan Born this Way Foundation untuk orang-orang yang bergumul dengan masalah kesehatan mental. Dia mengatakan proses penyembuhan berlangsung lambat.

"Walau saya mengalami enam bulan yang cemerlang, hanya butuh satu pemicu untuk merasakan lagi hal-hal buruk," ucap Lady Gaga. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Tigor - 26 November 2022 | 22:26 WIB
Arab Saudi gagal memetik hasil positif dalam laga kedua melawan Polandia.
News
Tigor - 26 November 2022 | 19:21 WIB
Australia membuka jalan untuk bisa lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
News
Tigor - 26 November 2022 | 18:38 WIB
Sering kita saksikan pemain sepak bola di saat jeda melakukan sebuah aktivitas carb rinsing.
News
Tigor - 26 November 2022 | 16:22 WIB
Presiden Jokowi mengklaim bahwa saat ini Indonesia sudah di jalur yang tepat.
News
Fernandho Pasaribu - 26 November 2022 | 15:53 WIB
Pernyataan Jokowi terkait siapa calon pemimpin rambut putih yang memikirkan rakyat identik dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
News
Fernandho Pasaribu - 26 November 2022 | 15:05 WIB
Jansen Sitindaon merespons pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait pemimpin berambut putih.
News
Tigor - 26 November 2022 | 13:08 WIB
Memasuki hari ke-7 penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar.
News
Morteza Syariati Albanna - 26 November 2022 | 10:26 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin menyatakan Indonesia menjadi negara yang Islam paling toleran di dunia dan hal ini menurutnya diakui oleh banyak pihak.
News
Morteza Syariati Albanna - 26 November 2022 | 9:35 WIB
Influenza kerap disamakan dengan batuk pilek selesma, padahal keduanya merupakan hal yang berbeda.
News
Morteza Syariati Albanna - 26 November 2022 | 8:56 WIB
Sekretaris Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Imam Pituduh menyatakan khilafah bukan solusi dari persoalan kebangsaan.
Loading ...