News

Epic Games Gugat NReal Soal Merek Dagang

Epic Games Gugat NReal Soal Merek Dagang
Logo Epic Games. (Foto: Kureta/Istimewa)

Jakarta - Perusahaan developer gim, Epic Games, dikabarkan membuat gugatan kepada perusahaan produsen kacamata Augmented Reality (AR), Nreal, atas dugaan pelanggaran merek dagang. Pasalnya, perusahaan itu dinilai secara sengaja membuat nama dengan pelafalan mirip dengan Unreal Engine milik Epic Games.

Laman Engadget melaporkan, Epic Games mengatakan bahwa tuntutan dilayangkan lantaran pelafalan nama perusahaan saingannya itu berpotensi menghadirkan kebingungan karena memiliki pasar yang sama.

"Epic memiliki sepuluh registrasi merek dagang 'Unreal' sendiri atau sehubungan dengan istilah lain untuk berbagai macam barang dan layanan termasuk namun tidak terbatas pada perangkat lunak, game, dunia virtual, dan visualisasi 3D, animasi, dan platform," kata pihak Epic Games dalam tuntutannya, dikutip Kureta pada Jumat, 21 Mei 2021.

Menanggapi hal itu, juru bicara Nreal mengatakan bahwa pihaknya sebagai perusahaan telah mengembangkan reputasi sebagai produsen perangkat keras untuk kacamata AR yang telah dijual di Asia dan Eropa.

Mereka menilai, gugatan yang dilayangkan Epic Games kurang pantas sehingga pihaknya bakal terus berjuang untuk memenangkan tuntutan di pengadilan.

"Kami menghormati hak kekayaan intelektual, tetapi kami percaya gugatan ini kurang pantas dan berencana untuk membela dengan penuh semangat terhadap klaim yang diajukan oleh Epic Games," tutur mereka.

NRealProduk kacamata NReal. (Foto: Kureta/Istimewa)

Nreal sendiri merupakan perusahaan teknologi yang bermarkas di Beijing, China, yang dikenal dengan produk kacamata AR Nreal Light yang mereka pasarkan di Korea Selatan pada 2020 lalu. Rencananya, mereka juga siap merilis produk tersebut di pasar Amerika Serikat dalam waktu dekat.

Sementara Epic Games, dikenal publik sebagai salah satu perusahaan developer gim dengan sejumlah produk game yang menuai sukses dan popularitas besar di pasaran permainan daring.

Pada 2017 lalu, Epic Games telah menunjukkan keminatannya pada teknologi AR dan VR dengan merilis Robo Recall, game realitas virtual yang dikembangkannya dengan Unreal Engine.

Lantaran itu, Epic Games dikabarkan tengah berupaya mencari cara untuk memaksa Nreal membayar ganti rugi dalam jumlah tertentu, serta melepaskan merek dagangnya tersebut. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Loading ...