News

Deklarasi Anies Capres 2024, NasDem Tidak Berempati Terhadap Korban Tragedi Kanjuruhan

Deklarasi Anies Capres 2024, NasDem Tidak Berempati Terhadap Korban Tragedi Kanjuruhan
Politisi Ferdinand Hutahaean. (Foto: Tangkapan layar Instagram @ferdinand_hutahaean)

Jakarta - Berbagai pihak menyayangkan adanya pendeklarasian Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) di tengah suasana berkabung atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu, 1 Oktober 2022 lalu.

Ini yang saya bilang bahwa Anies Baswedan dan Partai NasDem ini minus etika dalam berpolitik

Pendeklarasian disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin, 3 Oktober 2022.

Politisi nasional Ferdinand Hutahaean berpandangan, Partai NasDem sama sekali tidak menunjukkan empati kepada ratusan korban dan para keluarga korban.

"Partai NasDem ini sepertinya tidak ada empati sama sekali terhadap peristiwa yang terjadi di Kanjuruhan, di mana bangsa kita sedang berduka atas gugurnya ratusan suporter dan juga anggota kepolisian atas tragedi di Kanjuruhan," kata Ferdinand seperti mengutip Opsi.ID, Senin, 3 Oktober 2022.

Menurut dia, sepertinya peristiwa Kanjuruhan tidak mengganggu NasDem untuk tetap mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres pada kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

"Padahal ada baiknya kita menunjukkan empati dulu karena kita menjadi sorotan dunia atas peristiwa ini. NasDem tidak berempati terhadap para korban dan para keluarga," ujarnya.

Selain itu, pegiat sosial media ini juga melihat adanya nir-etika pada kegiatan tersebut.

Musababnya, Anies Baswedan lebih memilih mengikuti pendeklarasian dirinya sebagai capres ketimbang menjalankan kewajibannya sebagai gubernur DKI Jakarta.

"Dia tampak meninggalkan kewajibannya sebagai gubernur dan mengikuti acara politik deklarasi pencapresan dirinya. Apakah Anies dalam kondisi cuti atau tidak, tidak ada yang tahu. Tetapi tampaknya tidak cuti ya," tuturnya.

Ferdinand berpendapat, ada baiknya Anies Baswedan untuk cuti terlebih dulu atau mungkin mengundurkan diri sebagai gubernur DKI daripada meninggalkan kewajibannya.

"Ini yang saya bilang bahwa Anies Baswedan dan Partai NasDem ini minus etika dalam berpolitik, bahwa seharusnya Anies Baswedan mau dicapreskan atau mencapreskan diri dan menghadiri kegiatan politik seperti ini," ucap Ferdinand Hutahaean.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh resmi mengumumkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjadi calon presiden (capres) yang akan diusung partainya pada kontestasi Pilpres 2024.

"Pilihan capres NasDem adalah yang terbaik daripada yang terbaik. Inilah akhir NasDem memberikan seorang sosok Anies Baswedan," kata Surya Paloh di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin, 3 Oktober 2022.[]

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Loading ...