News

Bupati Abdya Ajak dan Dorong Putra Daerah Ikut Lelang Jabatan Sekda

Bupati Abdya Ajak dan Dorong Putra Daerah Ikut Lelang Jabatan Sekda
Bupati Abdya Provinsi Aceh, Akmal Ibrahim. (Foto:Kureta/Istimewa)

Aceh Barat Daya - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim, menyebutkan Salman Alfarisi saat ini menduduki posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Abdya, Provinsi Aceh, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) guna mengisi kekosongan sementara pasca ditinggalkan oleh Drs Thamrin.

Lantaran itu, Akmal mengajak semua pihak untuk mendorong putra-putri terbaik Kabupaten Aceh Barat Daya untuk ikut mendaftar dalam lelang jabatan Sekda definitif yang akan dibuka dalam beberapa minggu kedepan.

Ajakan ini dimaksud bupati agar nanti pendaftar tidak hanya orang luar Abdya saja, sebab jika hanya orang luar yang mendaftar, tentu yang akan lolos dan dipilih oleh gubernur sebagai Sekda definitif berasal dari orang luar.

"Yang perlu sekarang dorong orang kita mendaftar," kata Bupati Akmal, dikutip Kureta di aula kantor dewan setempat, Selasa 12 Oktober 2021.

"Banyak sekarang yang gak mau, banyak yang takut berisiko. Ini Plt sekarang juga belum tentu mau daftar," ujar dia.

Bupati Akmal mengaku hal tersebut membuatnya pening. Sebab menurutnya, syarat untuk menjadi Sekda terbilang berat lantaran harus merupakan golongan Eselon lVb.

Tidak hanya itu, kata Akmal, syarat lain juga harus sudah pernah dua kali menduduki jabatan Eselon ll.

"Kader yang memenuhi syarat seperti itu susah di Abdya, kader kita kurang. Artinya saya menganti Drs Thamrin karena terpaksa, karena gak ada pilihan. Makanya, saya minta publik jangan dilihat dari sudut mata kepentingan," katanya.

Akmal menuturkan, Sekda yang saat ini ada hanyalah merupakan pelaksana tugas alias Plt yang diberi pekerjaan tambahan, namun dengan insentif tetap dan tidak bertambah.

"Saya pernah diskusi dengan Sekda Thamrin, hasilnya banyak dibawah Drs Thamrin tidak siap. Apakah saya harus ambil dari luar. Salman itu Plt, dia bukan Sekda tapi melaksanakan tugas Sekda," ujar Akmal.

Dijelaskan Bupati Akmal, dalam satu atau dua minggu ke depan izin KSN terkait pelaksanaan lelang jabatan Sekda Abdya bakal keluar. Nantinya, proses pelelangan akan dilakukan oleh tim luar.

"Tiga nama yang lolos, nanti oleh Tim dikasih ke saya untuk saya kirim ke Gubernur Aceh. Yang pilih gubernur, jadi suka-suka gubernur, bukan saya," ucap Akmal. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Yohanes Charles - 25 October 2021 | 20:54 WIB
Kiai Maman yang juga pengasuh Ponpes Al Mizan Jatiwangi itu, berharap agar Menteri Agama lebih berhati-hati dalam melakukan komunikasi publik.
News
Fernandho Pasaribu - 25 October 2021 | 20:17 WIB
Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta menyayangkan peretasan situs resmi Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN).
News
Eno Dimedjo - 25 October 2021 | 17:47 WIB
Jawara Bintang Pantura 6, yakni Findi, Via dan Desofi, menyapa para penggemarnya lewat program Semangat Senin Indosiar
News
Eno Dimedjo - 25 October 2021 | 16:51 WIB
Dua unit Kereta ringan lintas rel terpadu (LRT) Jabodetabek mengalami kecelakaan dalam proses uji coba di jalur layang ruas Munjul, Jakarta Timur
News
Eno Dimedjo - 25 October 2021 | 16:02 WIB
Perusahaan teknologi komunikasi Samsung Indonesia menghadirkan produk teranyarnya, yakni Galaxy M52 5G.
News
Morteza Syariati Albanna - 25 October 2021 | 15:57 WIB
Timpali Menag Yaqut Cholil, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menegaskan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) bukan hadiah untuk ormas.
News
Morteza Syariati Albanna - 25 October 2021 | 15:49 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) hadiah dari negara untuk Nahdlatul Ulama, bukan seluruh Islam
News
Eno Dimedjo - 25 October 2021 | 15:44 WIB
Sejumlah news anchor alias pembaca berita program Liputan 6 membagikan kisah mereka di balik layar dalam program Meet and Greet Liputan 6.
News
Eno Dimedjo - 25 October 2021 | 15:28 WIB
Grup band Payung Teduh menjawab kerinduan fans dengan merilis single terbaru bertajuk Suar melalui platform pemutar musik digital.
News
Fernandho Pasaribu - 25 October 2021 | 14:56 WIB
Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti merespons munculnya landasan aturan Instruksi Menteri Dalam Negri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021.
Loading ...