News

BPODT Ajak Anggota REI Lihat Potensi Investasi di Kawasan Otoritatif Danau Toba

BPODT Ajak Anggota REI Lihat Potensi Investasi di Kawasan Otoritatif Danau Toba
Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan BPODT Raja Malem Tarigan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) XII REI Sumatera Utara di Hotel Santika Dyandra, Medan, Senin, 30 Mei 2022. (Foto: Istimewa)

Medan - Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Raja Malem Tarigan mengharapkan anggota Real Estate Indonesia (REI) untuk melihat potensi investasi di kawasan otoritatif Danau Toba untuk bersama-sama membangun dan memajukan kawasan pariwisata di Danau Toba.

Hal ini disampaikan Raja Malem saat diberikan kesempatan berbicara dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) XII REI Sumatera Utara di Hotel Santika Dyandra, Medan, Senin, 30 Mei 2022.

"Dalam kesempatan Rakerda REI ini saya menyampaikan bahwa kawasan Danau Toba sudah kembali bergairah dalam sektor pariwisatanya," kata Raja Malem.

Alumnus ITB ini menambahkan BPODT hadir untuk mengelola kawasan 386 hektar yang terletak di Kabupaten Toba. Kawasan ini nantinya akan menjadi kawasan wisata premium untuk menarik investor dan menghidupkan UMKM lokal.

"Saat ini BPODT juga sedang mendorong Kementerian PUPR untuk membangun jalan kawasan sepanjang 5 kilometer dan mengawal pembangunan jalan tol yang diperkirakan akhir tahun 2023 sudah sampai ke Parapat," ujar Raja.

"Selain pembangunan infrastruktur fisik di Toba Caldera Resort seperti hotel bintang 5 saat ini, BPODT membutuhkan investasi di bidang atraksi wisata seperti sport center, mini zoo, mice hotel, arboretum, dan outdoor entertainment. Saya pikir sudah saatnya REI turut menjajaki potensi Danau Toba," ucap Raja.

Sebelumnya, dalam Rakerda REI tersebut, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengajak anggota REI berkontribusi memenuhi kebutuhan rumah rakyat di daerah ini.

Edy mengatakan bahwa tujuan pembangunan adalah untuk menyejahterakan rakyat, yang berarti memenuhi kebutuhan primernya termasuk papan atau rumah. Maka rumah yang layak bagi seluruh rakyat Sumut harus diwujudkan.

“Saya kepengin rakyat saya punya rumah yang layak, untuk itu harus kita perjuangkan,” kata Edy.

Sementara Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI Sumut Andi Atmoko Panggabean mengharapkan nantinya Rakerda dapat menyelesaikan berbagai permasalahan mengenai real estate di Sumut. Serta menghasilkan ide-ide dan usulan baru mengenai real estate di Sumut.

Pada kesempatan tersebut turut hadir Wali Kota Medan Bobby Nasution, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) REI Paulus Totok Lusida, Wakil Ketua Umum REI Indonesia Ikang Fawzi, dan seluruh anggota REI se-Sumut. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Loading ...