News

BMKG: Lima Daerah di Sulteng Berstatus Waspada Bencana Banjir dan Tanah Longsor

BMKG: Lima Daerah di Sulteng Berstatus Waspada Bencana Banjir dan Tanah Longsor
Kepala stasiun Meteorologi Palu Nur Alim. (Foto:Istimewa)

Jakarta - Data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Meteorologi Palu menyebut ada lima daerah di Sulawesi Tengah (Sulteng) berstatus waspada bencana banjir dan tanah longsor karena tingginya curah hujan di sejumlah wilayah tersebut.

Nelayan melaut di pagi hingga jam 2 siang saja, setelahnya ada potensi gelombang tinggi 1,5 meter

Lima daerah tersebut yakni Kabupaten Tolitoli, Buol, Poso, Tojo Unauna, dan Kabupaten Banggai.

"Besok tanggal enam Mei untuk Tolitoli dan Buol," kata Kepala stasiun Meteorologi Palu Nur Alim di Palu, seperti mengutip ANTARA, Kamis, 5 Mei 2022.

Selain itu, BMKG juga telah memetakan sejumlah wilayah di Sulteng yang berpotensi dan rawan terjadinya bencana banjir serta tanah longsor akibat dampak dari cuaca tersebut.

"Perlu kita waspada dan kita perlu hati-hati. Minimal informasi saya sudah sampaikan ke stakeholder penanganan bencana sehingga mereka sudah siap siaga," ujarnya.

Menurut dia, untuk curah hujan di wilayah Sulawesi Tengah, tergantung dari topografi wilayah masing-masing.

"Curah hujannya, dari sedang hingga lebat, tergantung dari topografi wilayah yang ada di Sulteng," tuturnya.

Dia menambahkan, informasi seperti ini bukan untuk menakut-nakuti masyarakat, melainkan sebagai upaya mitigasi dan kepedulian pemerintah untuk meminimalisir risiko bencana.

"Ini sebagai mitigasi bukan untuk menakut-nakuti," katanya.

Dalam kurun waktu beberapa minggu terakhir sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah terus diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin.

Hal itu menyebabkan beberapa wilayah di Sulteng terjadi bencana banjir dan tanah longsor.

Sementara itu, BMKG juga mengimbau kepada nelayan untuk melaut pada pagi hingga siang hari. Hal tersebut disebabkan tinggi gelombang yang naik pada sore hingga malam hari.

"Nelayan melaut di pagi hingga jam 2 siang saja, setelahnya ada potensi gelombang tinggi 1,5 meter," ucap Nur Alim.[]

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Fernandho Pasaribu - 25 June 2022 | 20:12 WIB
Deklarator Koalisi Bersama Rakyat (KOBAR), Sahat Martin Philip Sinurat menegaskan bahwa sesungguhnya koalisi Jokowi adalah rakyat Indonesia.
News
Fernandho Pasaribu - 25 June 2022 | 18:45 WIB
Penasihat Komunitas Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024, Muhammad Qodari menyinggung usulan elite politik terkait wacana penundaan Pemilu 2024.
News
Fernandho Pasaribu - 25 June 2022 | 18:02 WIB
Penasihat Komunitas Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024, M Qodari menegaskan bahwa gerakan mendukung Presiden Joko Widodo menjabat tiga periode tak mati.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 13:07 WIB
Kontingen cabang olahraga pencak silat Kabupaten Abdya Provinsi Aceh berhasil meraih satu mendali Perak dan dua perunggu.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 12:58 WIB
Kades Mataie, Kecamatan Blangpidie Kabupaten Abdya Provinsi Aceh, Junaidi Idrus mengajak seluruh warganya untuk terus menerapkan pola hidup sehat.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 12:23 WIB
Kebakaran yang terjadi di ruangan Kabag Ops Polresta Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), diduga akibat arus pendek listrik.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 12:08 WIB
Ruangan Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Kepolisian Resort Kota (Polresta) Mamuju, Sulawesi Barat, terbakar.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 11:56 WIB
Yaqut Cholil Qoumas mengaku bakal memanggil GP Ansor Pengurus Wilayah (PW) DKI Jakarta.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 11:41 WIB
Nayeon Twice resmi meluncurkan mini album debut solonya yang bertajuk Im Nayeon, pada Jumat, 24 Juni 2022.
News
Eno Dimedjo - 25 June 2022 | 10:45 WIB
DKI Jakarta menyediakan 100 unit bus gratis untuk mengantarkan masyarakat menuju lokasi perayaan malam puncak Jakarta Hajatan ke-495.
Loading ...