News

Berlatar Batak, Bene Dion: Film Ngeri Ngeri Sedap Bisa Dinikmati Siapa Saja

Berlatar Batak, Bene Dion: Film Ngeri Ngeri Sedap Bisa Dinikmati Siapa Saja
Suasana konferensi pers film Ngeri Ngeri Sedap. (Foto: Kureta/Istimewa)

Jakarta - Komedian sekaligus sutradara Bene Dion Rajagukguk mengatakan film Ngeri Ngeri Sedap yang menjadi karya terbarunya tidak 100 persen menggunakan bahasa Batak.

Berbicara dalam konferensi pers virtual, pada Rabu, 20 April 2022, Bene Dion mengatakan bahwa film Ngeri Ngeri Sedap hanya menggunakan keluarga Batak sebagai penguat cerita saja, namun film ini dapat dinikmati oleh semua orang.

"Ketika cerita ini ditonton orang Batak, akan sangat relate tapi buat yang bukan Batak juga akan mengerti apa yang terjadi dan mungkin juga dialami oleh keluarganya," tutur Bene Dion, dikutip Kureta pada Kamis, 21 April 2022.

"Seperti kita tahu, Cek Toko Sebelah itu memperbaiki hubungan banyak keluarga yang menonton, orang tua-anak atau anak sama anak," ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Bene mengaku bahwa motivasinya membesut film Ngeri Ngeri Sedap yang berlatar cerita dari keluarga Batak lantaran terinspirasi dengan seniornya, Ernest Prakasa.

Bene Dion mengatakan bahwa film Ngeri Ngeri Sedap yang berlatar belakang budaya Batak, menjadi demikian personal baginya.

"Iri banget waktu nonton Cek Toko Sebelah, Koh Ernest bisa bikin background yang personal buat dia," kata Bene Dion.

"Terus aku pikir, kayaknya perlu bikin begini deh dengan background Batak supaya orang-orang Batak itu nonton dan happy," tutur dia.

Ngeri Ngeri SedapFirst Look film Ngeri Ngeri Sedap karya sutradara Bene Dion Rajagukguk. (Foto: Kureta/GoodWork)

Film Ngeri Ngeri Sedap menyajikan cerita tentang keluarga Batak dengan empat orang anak yang pergi merantau dan sudah sukses dengan bermacam-macam profesi.

Namun di balik kesuksesan tersebut ada dua orangtua mereka yang masih tinggal di kampung, di tepian Danau Toba dan merindukan keempat anak mereka.

Dengan berbagai konflik yang muncul, keluarga ini pun siap menghadirkan berbagai macam emosi untuk para penontonnya.

Film ini dibintangi oleh Boris Bokir, Gita Bhebhita, Silolox, Indra Jegel, Tika Panggabean, Arswendi Bening Swara, dan Indah Permatasari. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Loading ...