News

Anggota TGUPP Bantah Produksi dan Bagikan Kaus Anies Presiden ke Pemudik

Anggota TGUPP Bantah Produksi dan Bagikan Kaus Anies Presiden ke Pemudik
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama para pemudik gratis dari Pemprov DKI di Jakarta Timur. (foto: ist).

Jakarta - Anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Tatak Ujiyati coba mengonter narasi yang dikemukakan Juru bicara PSI Sigit Widodo terkait polemik pemudik memakai kaus `Anies Baswedan Presiden Indonesia` saat kegiatan mudik gratis Pemprov DKI Jakarta di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur.

Tatak mengaku, baik Gubernur DKI Anies Baswedan, tim gubernur, dan Pemprov DKI Jakarta tidak memproduksi dan membagikan kaus tersebut untuk dipakai para pemudik. Menurut dia, DKI-1 tidak menyalahgunakan wewenangnya.

"Menyalahgunakan wewenang bagaimana? Wong faktanya saja salah. Pemegang wewenang di acara itu ~ gubernur Anies, tim gubernur maupun aparat pemprov DKI lainnya ~ tak ada yang memproduksi & membagikan kaos apapun," kicaunya menggunakan akun Twitter @tatakujiyati dikutip Opsi, Jumat, 29 April 2022.

Tidak sedikit dari publik menaruh rasa curiga saat Anies membagikan paket kepada pemudik. Jubir PSI pun menuding yang dibagikan Anies di atas bus adalah kaus yang bernuansa politis bahkan bisa menyerempet penyalahgunaan APBD DKI.

Pemudik AniesPemudik di Jakarta Timur yang mengenakan kaus Anies Baswedan Presiden. (foto: Twitter).

Namun, menurut Tatak, Gubernur Anies membagikan paket goody bag berisi handsanitizer dan masker, bukan kaus `Anies Baswedan Presiden Indonesia`.

"Jangan keliru, yang dibagikan oleh Anies tersebut adalah paket handsanitizer," kata dia.

Menurut dia, adanya pemudik yang mengenakan kaus `Anies Baswedan Presiden Indonesia` adalah atas inisiatif sendiri. Tidak ada campur tangan baik dari tim Anies maupun Pemprov DKI.

"Kok ada yang pakai kaos Anies presiden? Itu pemudik yang dengan inisiatif sendiri pakai kaos tersebut. Dia punya hak mau pakai kaos apa, kita tak bisa melarang," tutur Tatak.

"Isi goody bag yang dibagikan Anies ini. Semua isi dimaksudkan agar pemudik dapat berkendara dengan aman & tetap sehat sampai tujuan," katanya lagi.

Sebelumnya, Sigit Widodo mempertanyakan perihal beredarnya sejumlah foto pemudik yang mengenakan kaus `Anies Baswedan Presiden Indonesia`

Mulanya, dia mengunggah sebuah pemberitaan mengenai peserta mudik gratis memakai kaus putih bertulisan `Anies Baswedan Presiden Indonesia` di akun Twitter pribadinya, @sigitwid.

Menurutnya, hal ini bisa dikategorikan sebagai penyalahan wewenang karena program mudik gratis dibiayai APBD DKI.

"Mudik gratis ini menggunakan dana APBD DKI Jakarta sebesar Rp 13,7 miliar, kalau digunakan untuk kepentingan pribadi bisa dikategorikan sebagai penyalahgunaan wewenang untuk menguntungkan diri sendiri," kata Jubir PSI Sigit Widodo seperti dilihat, Jumat, 29 April 2022. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Tigor - 26 November 2022 | 22:26 WIB
Arab Saudi gagal memetik hasil positif dalam laga kedua melawan Polandia.
News
Tigor - 26 November 2022 | 19:21 WIB
Australia membuka jalan untuk bisa lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
News
Tigor - 26 November 2022 | 18:38 WIB
Sering kita saksikan pemain sepak bola di saat jeda melakukan sebuah aktivitas carb rinsing.
News
Tigor - 26 November 2022 | 16:22 WIB
Presiden Jokowi mengklaim bahwa saat ini Indonesia sudah di jalur yang tepat.
News
Fernandho Pasaribu - 26 November 2022 | 15:53 WIB
Pernyataan Jokowi terkait siapa calon pemimpin rambut putih yang memikirkan rakyat identik dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
News
Fernandho Pasaribu - 26 November 2022 | 15:05 WIB
Jansen Sitindaon merespons pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait pemimpin berambut putih.
News
Tigor - 26 November 2022 | 13:08 WIB
Memasuki hari ke-7 penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar.
News
Morteza Syariati Albanna - 26 November 2022 | 10:26 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin menyatakan Indonesia menjadi negara yang Islam paling toleran di dunia dan hal ini menurutnya diakui oleh banyak pihak.
News
Morteza Syariati Albanna - 26 November 2022 | 9:35 WIB
Influenza kerap disamakan dengan batuk pilek selesma, padahal keduanya merupakan hal yang berbeda.
News
Morteza Syariati Albanna - 26 November 2022 | 8:56 WIB
Sekretaris Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Imam Pituduh menyatakan khilafah bukan solusi dari persoalan kebangsaan.
Loading ...